MENU TUTUP

5 OPD Kuansing Masih Kosong, Pemerintahan Mursini-Halim Dinilai Pincang

Sabtu, 15 September 2018 | 02:29:31 WIB
5 OPD Kuansing Masih Kosong, Pemerintahan Mursini-Halim Dinilai Pincang

GENTAONLINE.COM-Pemerintahan Mursini - Halim belum juga mampu menyempurnakan kabinet USAHA-nya, walaupun sudah tiga tahun memimpin Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Akibatnya, pemerintahan berjalan pincang dan Mursini - Halim belum mampu mewujudkan programnya.
Hal itu disampaikan Ketua Komisi A DPRD Kuansing Musliadi, Jumat (14/9/2018) siang di Telukkuantan. Pernyataan itu disampaikan setelah Mursini - Halim melantik 110 pejabat kemaren.

"Sampai saat ini, masih ada OPD yang kosong. Yang jadi pertanyaan kita sebagai masyarakat, untuk apa dilakukan fit job dan assesment setahun lalu itu? Cuma ngabis-ngabisin duit daerah," ujar politisi PKB yang akrab disapa Cak Mus ini.

Ia menyesalkan keputusan Mursini - Halim membiarkan lima OPD dalam keadaan kosong. Kosongnya OPD tersebut akan berdampak pada program yang akan dijalankan Mursini - Halim. Jika program tidak berjalan, tentu masyarakat Kuansing yang dirugikan.
"Sudah tiga tahun ketiga memimpin Kuansing, Mursini - Halim masih juga terseok-seok dalam membenahi birokrasi. Masyarakat pesimis program MH terealisasi," papar Cak Mus.

Seharusnya, lanjut Cak Mus, Mursini - Halim sudah berlari kencang dalam menjalankan programnya. Tentunya, dibantu oleh pejabat yang kompeten dan pekerja keras. "Bukankah job fit dan assesment dilakukan untuk mendapatkan pejabat yang kompeten. Sekarang sudah dapat, tapi tak kunjung diisi," ujar Cak Mus.

"Perlu diingat, Plt itu kewenangannya terbatas," tambah Cak Mus.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Mursini - Halim melantik 11 orang pejabat eselon II. Adalah Ramli SSos sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setda, Wariman DW SP sebagai Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Ir Emmerson menjabat Kepala Dinas Pertanian Kuansing, Dr Indra Suandy ST sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Asmari SSos Kepala Dinas Perhubungan, Drs Azhar Ali MM menjabat Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan.

Selanjutnya, Marwan SPd MM sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Drs Linskar Kepala Dinas Penanaman Modal pelayanan terpadu satu Pintu dan Tenaga Kerja, Hernalis, SSos menjabat Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan, Japrinaldi AP MIP sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah, dan Asnul SPd menjabat sebagai kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

Adapun lima OPD yang masih kosong yakni Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan, Inspektorat, Disdukcapil dan Dinas Sosial PMD.
Menurut Sekda Dianto Mampanini, jabatan OPD yang masih kosong akan segera diisi. Untuk sementara waktu, pihaknya akan menunjuk Plt untuk memimpin OPD tersebut. *

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar