MENU TUTUP

Buktikan, Pena Lebih Tajam dari Peluru

Jumat, 18 Januari 2019 | 12:01:14 WIB
Buktikan, Pena Lebih Tajam dari Peluru

Oleh: Drs. Elwahyudi Panggabean, MH

GENTAONLINE.COM-Jika Anda ingin memberi kontribusi untuk dunia, Anda hanya butuh sebuah pena. Angkat pena, menulislah dengan santun. Niscaya, ganasnya senjata dengan muntahan  peluru kebencian, akan luluh oleh goresanmu.

Kita lelah menghirup aroma tebaran kebencian yang mulai menyesakkan dada. Di panggung politik, di bentara perang, di media sosial bahkan di dunia pendidikan dan rumah-rumah ibadah.

Kita sepertinya kehilangan logika, etik dan estetika. Nilai-nilai yang seyogianya kita petik dari kitab suci. Agama jadi komoditas 'tuk menindas. Kekuasaan, lantas melegitimasi segala bentuk arogansi di bawah kibaran panji moncong senapan.

Di Palestina, hari ini ratusan bocah melambaikan tangan ke alam baqa. Di antara genangan darah dan yang meregang nyawa.
Di negeri kita, pembunuhan karakter masih berlanjut mengiringi perilaku gurem para penjilat kekuasaan. Negeri yang takut berbeda pendapat di tengah klaim tameng demokrasi yang didewakan. Kaum mayoritas merasa di marginalkan kontra klaim minoritas yang terzholimi.

Solusi tak sebatas slogan. Pencitraan berjubah nasionalisme terlalu rapuh membendung bibit gejolak dan pekik di tingkat akar rumput. Yang rentan dengan musim kering & rawan pemantik.

Wahai para jurnalis sejati, mereka tidak hanya butuh langit yang dibombardir doa-doa. Juga goresan penamu: penyuara kebenaran. Berjihadlah lewat jurnalisme. Buktikan bahwa ujung penamu lebih tajam dari peluru.

Jadilah petarung. Jadilah pemenang.

 

Penulis merupakan Direktur Lembaga Pendidikan Wartawan Pekanbaru Jurnalist Center (PJC).

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan