MENU TUTUP

Data Menyebutkan, Status Janda di Provinsi Riau Capai 3.977

Rabu, 28 Agustus 2019 | 11:40:14 WIB
Data Menyebutkan, Status Janda di Provinsi Riau Capai 3.977

GENTAONLINE.COM - HIDUP bahagia jadi impian setiap orang saat menjalani pernikahan. Di depan penghulu, janji suci diikrarkan. Katanya, hanya maut yang bisa memisahkan.

Awalnya begitu indah. Bahtera rumah tangga berjalan sesuai dengan yang diinginkan. Segala perbedaan dan pertentangan yang datang hanyalah riak-riak kecil sebagai penghias manisnya rumah tangga.

Namun seiring perjalanan waktu, riak-riak berubah menjadi ombak besar. Si suami dan si istri sama-sama panik. Kayuhan mereka tidak seirama lagi. Saling menyalahkan. Bahtera pun melaju tak tentu arah. Ujung-ujungnya oleng dan pada akhirnya karam. Itulah yang dinamakan dengan perceraian.

Perceraian disebut juga sebagai kegagalan dalam membina rumah tangga. Di Riau, kasus ini setiap tahun masih tergolong tinggi. Ini bisa terlihat dari data yang masuk ke Pengadilan Agama (PA) di 11 kabupaten/kota sejak Januari hingga Agustus 2019. Total sudah mencapai 5.639 perkara. Dari data itu 3.977 perkara sudah diputus. Artinya sejak Januari hingga pertengahan Agustus sudah lebih dari 3.977 perempuan di Riau menyandang status janda baru. (Data lengkapnya baca di grafis).

Faktor penyebab terjadinya perceraian didominasi kasus perselingkuhan, pertengkaran di rumah tangga, meninggalkan salah satu pihak. Faktor lainnya seperti ekonomi, dan tersandung kasus hukum.

Hal ini bisa dilihat dari data kasus perceraian yang masuk ke PA Pekanbaru. Dari 1.366 berkas perkara perceraian yang masuk hingga Agustus, 786 perkara atau 57,5 persennya merupakan kasus pertengkaran rumah tangga, 457 perkara atau 33,5 persen perselingkuhan (orang ketiga), 119 perkara atau 8,7 persen meninggalkan salah satu pihak. Dan 0,3 persennya karena faktor ekonomi, tersandung kasus hukum dan lainnya.(***)

source: riauposgrup

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat