MENU TUTUP

BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap Cari Harimau Sumatra di Desa Karya Indah Tapung

Sabtu, 14 Desember 2019 | 09:26:04 WIB
BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap Cari Harimau Sumatra di Desa Karya Indah Tapung

GENTAONLINE.COM - Tim Rescue Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memasang kamera trap di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. Di daerah itu ditemukan jejak kaki Harimau Sumatra.

"Beberapa hari terakhir ditemukan jejak kaki satwa yang diduga Harimau Sumatra," ujar Humas BBKSDA Riau, Dian Indrati, di Pekanbaru, Jumat (13/12/2019).

Pemasangan kamera trap untuk melacak dan memantau pergerakan Harimau Sumatra atau Panthera tigris sumatrae. Kamera trap akan dipasang di beberapa titik. Tim juga melakukan identifikasi jejak di Km 6 dan Km 7 serta areal sekitar Sungai Sibam. Dua kamera trap dipasang di sekitar titik yang diperkirakan jadi perlintasan si Kucing Besar.

"Di sana banyak ditemukan jejak. Tim memperkirakan bahwa jejak Harimau Sumatra yang dijumpai merupakan jejak tiga hari yang lalu," tutur Dian. Hingga pukul 17.10 WIB hari ini, tim maupun aparat Desa Karya Indah tidak ada menerima laporan keberadaan jejak Harimau Sumatra. "Kegiatan akan dilanjutkan besok untuk monitoring kamera trap," cakap Dian.

Selain memasang kamera trap, tim BBKSDA, Yayasan TNTN, Rimba Langit Foundation, Babinkamtibmas dan Tim Mitigasi Konflik Satwa Desa Karya Indah bersama sama melakukan sosialisasi dan koordinasi di wilayah tersebut. Juga dilakukan pemasangan poster dan papan informasi. "Tips menghindari satwa Harimau pun dilakukan," tutur Dian.(ckc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan