MENU TUTUP

Suntikan 'Vitamin' dari Morlan ke Oknum DPC PDIP Kampar Menyeruak

Kamis, 13 Februari 2020 | 21:44:52 WIB
Suntikan 'Vitamin' dari Morlan ke Oknum DPC PDIP Kampar Menyeruak Logo PDIP

Pekanbaru-  Terkait pernyataan Morlan Simanjuntak, memberikan suntikan "vitamin" ke oknum pengurus DPC Kampar sebesar Rp 100 juta seperti yang dilansir riauone.com dibantah tegas ketua DPC PDIP Kampar, Hanafiah, kepada Bidikonline.com Kamis (13/2/2020)

Menurut Hanafi kepada Bidikonline bahwa apa yang disampaikan Morlan Simanjuntak,  sama sekali tidak benar justru dia (Morlan-red) memutar balikkan fakta, menurut Hanafi bahwa pada saa itu Morlan  minta supaya jangan dipecat jadi caleg anggota DPRD dan bersedia membuat surat pernyataan siap memberikan kontribusi terhadap kegiatan partai.
Kontribusinya,  beliau (Morlan-red) bersedia  memberikan sumbangan bantuan pembangunan kantor DPC PDIP kampar sebesar Rp 100 juta. Sejak dibuatnya surat pernyataan itu,  sampai sekarang tidak pernah diberikannya, jelas Hanafi.

“Jika ada bukti transfer uang Rp 100 juta yang disampaikan kepada kami (pengurus-red)  tolong tunjukkan bukti transfernya, "jelas Hanafi dengan kesal.

Nyanyian merdu Morlan ini berawal dari kasus pidana yang menimpa dirinya berujung pemecatannya sebagai calon legeslatif (caleg) DPRD Kampar dari dapil V Siak Hulu-Pantai Raja. Tak terima dipecat dari partai dan caleg DPRD Kampar pada tanggal 2 Desember 2019 lalu, berbagai trik dilakukan namun kandas, nyanyian kecil mulai dilantunkan Morlan. 

Seperti yang dilansir di portal riauone.com pada tanggal 13/2/2020, dimana Morlan Simanjuntak menyampaikan telah memberikan sejumlah uang kepada TF Yang jumlah menurut Morlan Seratus juta untuk TF  dan 15 juta ke rekening WM. (bdk-02)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan