MENU TUTUP

Hari Pertama Belajar Tatap Muka, Begini Kondisi Sekolah di Kota Pekanbaru

Senin, 08 Februari 2021 | 11:47:53 WIB
Hari Pertama Belajar Tatap Muka, Begini Kondisi Sekolah di Kota Pekanbaru

GENTAONLINE.COM - Pembelajaran tatap muka di Kota Pekanbaru sudah dimulai hari ini, Senin (8/2/2021) pagi. Ada 124 sekolah setingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Pekanbaru.

Dari angka itu, 87 SD Negeri dan 36 SMP Negeri Kota Pekanbaru yang mulai sekolah tatap muka. Jumlah itu separuh dari total SD Negeri dan SMP Negeri yang ada di Kota Pekanbaru. 

Penerapan belajar tatap muka pagi ini ditinjau langsung oleh Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT beserta jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Peninjauan dilakukan di SMP Negeri 23 dan SMP Negeri 40 di Jalan Garuda Sakti.

Sebelum memasuki kawasan SMP 23, suhu tubuh rombongan Walikota diperiksa oleh guru yang berjaga dengan Termogun. Sekolah juga menyiapkan tempat mencuci tangan.

Lebih jauh ke kelas, para peserta didik belajar lengkap dengan masker. Posisi duduk antara peserta didik diberi jarak sekitar 1 meter. Di pekarangan sekolah juga ada posko Satgas Covid-19.

"Kita ambil dua sampel, yaitu SMP Negeri 23 dan SMP 40. Dari apa yang kita lihat, penerapan protokol kesehatan sudah mengikuti SOP belajar tatap muka," kata Walikota.

Kata Walikota, sesuai SOP itu diatur mulai masuk, belajar, kemudian selesai belajar, serta pulang sekolah juga diatur.

"Anak-anak yang belajar di sini semuanya kelas IX. Dengan jumlah kelas 18 x 20 peserta didik. Kurang lebih 360 peserta didik," jelas Walikota.

Lanjutnya, jika tidak diatur, jumlah sebanyak itu juga akan melanggar protokol kesehatan. Saat pulang, kata Walikota, bagi anak yang berdomisili di sekitar sekolah bisa langsung pulang. Jika harus menggunakan kendaraan, dijemput oleh keluarga.

"Semua diatur dengan protokol kesehatan. Mudah-mudahan ini dapat memperlancar proses belajar mengajar serta selamat dari Covid-19," kata dia.

Ditanya apakah masih ada yang menjadi catatan bagi sekolah, Walikota menyebut, sekolah tinggal mengontrol proses belajar tatap muka. Ia ingin belajar tatap muka bisa berjalan dengan baik. 

"Sementara di hari pertama lancar. Tinggal kontrol. Jika ada demam dibawa ke posko satgas," jelasnya.(ckc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan