MENU TUTUP

Wabah Corona, Imam Besar Istiqlal Imbau Warga Tak Salat Jumat

Jumat, 20 Maret 2020 | 10:30:43 WIB
Wabah Corona, Imam Besar Istiqlal Imbau Warga Tak Salat Jumat

GENTAONLINE.COM - Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar mengimbau pada warga yang tinggal di daerah wabah virus corona (covid-19) tak melakukan salat berjamaah, termasuk salat jumat.

Berkaca dari penyebaran covid-19 yang masif di Italia dan Korea Selatan, menurut Nasaruddin, imbauan tersebut perlu dilakukan untuk mencegah penyebaran covid-19 semakin meluas di Indonesia.

"Kami selaku Imam Besar Istiqlal mengimbau kepada umat Islam terutama di wilayah yang banyak virus berkembang, maka sudah cukup alasan untuk tidak lakukan pertemuan berjamaah termasuk salat Jumat dan salat wajib lain di masjid," ujar Nasaruddin dalam jumpa pers melalui siaran langsung akun YouTube BNPB, Jumat (20/3).

Pihak Masjid Istiqlal sendiri, kata dia, juga telah meniadakan salat Jumat selama dua pekan ke depan. Selain mengikuti imbauan Presiden Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, menurut Nasaruddin, ketiadaan salat Jumat di Istiqlal juga mengikuti fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). 

"Ada imbauan majelis soal fatwanya, semoga umat Islam baca, juga imbauan gubernur dan pak presiden," katanya.

Nasaruddin mengatakan, warga yang tinggal di daerah aman dari wabah covid-19 tetap dapat salat berjamaah dengan jarak dua meter. 

"Kalau mau berjamaah karena di daerahnya masih aman, maka perlu lakukan imbauan internasional dengan jarak dua meter. Tidak ada lain kecuali upaya hindari diri dari virus itu," ucapnya.(cnn)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat