MENU TUTUP

Megawati: Kenapa Ya Rakyat Sumbar Belum Menyukai PDIP?

Kamis, 03 September 2020 | 09:03:36 WIB
Megawati: Kenapa Ya Rakyat Sumbar Belum Menyukai PDIP?

GENTAONLINE.COM -- Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengaku sulit untuk mendapatkan simpati rakyat Sumatera Barat (Sumbar). Dia mengatakan, hal itu berdampak pada sulitnya mencari calon kepala daerah di kawasan tersebut.

"Saya pikir kenapa ya rakyat di Sumbar itu sepertinya belum menyukai PDIP," kata Megawati di Jakarta, Rabu (2/9). Dia mengungkapkan, padahal beberapa wilayah di daerah tersebut sudah meminta atau bahkan memiliki perwakilan DPD dan DPC PDIP. Dia melanjutkan, bahkan Wakil Presiden pertama RI Bung Hatta juga berasal dari Sumbar.

"Tapi kalau untuk mencari pemimpin di daerah tersebut menurut saya masih akan agak sulit," katanya. Menurutnya, kesulitan tersebut menjadi tugas seluruh kader untuk mencari tahu alasan sulitnya PDIP masuk dan menemukan kepala daerah di wilayah tersebut. Dia mengatakan, kader partai harus mencari mengetahui penyebab adanya daerah-daerah yang belum bisa atau belum mau menerima PDIP.

"Artinya rakyatnya bisa mempercayai alat perjuangan partai politik yang namanya PDI Perjuangan," katanya.

Menyambung hal tersebut, Sekretaris Jendral PDIP Hasto Kristiyanto menginginkan agar Pancasila juga dibumikan di Sumbar serta daerah lainnya secara nasional. Dia mengatakan, hal tersebut akan menanamkan aspek kebudayaan, nasionalisme juga menyentuh hal-hal di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

"Apa yang menjadi keprihatinan ibu Mega, dari Sumbar lahir begitu banyak tokoh nasional yang sangat visioner, memiliki tradisi keislaman begitu kuat, misalnya Mohammad Hatta, Natsir, Rohana Kudus. Ibu Mega pernah mengatakan dari alam pikirnya, Sumbar harus bangga karena dari Bumi Minang lahir begitu banyak tokoh nasional yang kita kenal dan ikut meletakkan dasar-dasar Indonesia merdeka," katanya.(rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan