MENU TUTUP

Repol Kunjungi Tugu Equator Lipat Kain

Kamis, 14 Mei 2020 | 05:36:08 WIB
Repol Kunjungi Tugu Equator Lipat Kain Terlihat Repol (tegak pinggang) berbincang dengan rakyat pekerja bangunan (posisi bawah) / Sumber Foto FB Ocu Repol.

Kampar- Wakil Ketua DPRD Kampar, Repol kunjungi pekerja pembangunan tugu equator. 

"Tugu equator atau tugu khatulistiwa atau oleh orang lipatkain disebut dengan batu pila karena tugu tersebut dahulu dibangun terbuat dari coran semen yang berbentuk lempengan pada bagian atasnya," tulis Repol melalu akun FB, (10/5/2020).

Menurut Repol tugu equator pertama dibangun pada masa penjajahan belanda, adapun bangunan yang sekarang adalah bagunan yang ke lima dan dibangun oleh pemda Kab.Kampar.

"tahun ini dibangun taman di halaman depan dan tribun tempat penonton pada dua sisinya. insyaAllah tahun depan direncanakan dan diusahakan dibangun taman, kolam dan gazebo pada bagian  belakang dengan prinsip membangun dengan tidak menebang pohon (go green)," tambahnya. 

Repol juga tak lupa mengajak masyarakat untuk berkunjung ketempat ini.

"AYO KE LIPATKAIN
AYO KE TUGU EQUATOR

Sebagai daerah tropis maka rugi kalau tak kenal tugu equator lipatkain 1 dari 4 tugu equator di pulau sumatera," tambahnya. 

AN sumber gentaonline memuji mengatakan mantap foto Repol tegak pinggang didepan rakyat yang lagi bekerja.

"Mantap pulo Repol togak pinggang macam bos," kata AN.

Hingga berita ini dimuat gentaonline belum mendapatkan informasi dari pihak terkait berapa anggaran yang digunakan untuk membangun tugu bersejarah ini. 

(genta) 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan