MENU TUTUP

Rohil, Kuansing dan Rohul Jadi Pilot Project New Normal

Rabu, 27 Mei 2020 | 14:01:57 WIB
Rohil, Kuansing dan Rohul Jadi Pilot Project New Normal

GENTAONLINE.COM - Presiden Joko Widodo telah menyatakan pasca Hari Raya Idul Fitri ini, menetapkan penerapan prosedur standar pola hidup baru atau New Normal bagi beberapa daerah. Untuk di Provinsi Riau sendiri tiga kabupaten yakni Kuantan Singingi, Rokan Hilir dan Rokan Hulu bakal dijadikan pilot project new normal dalam beberapa hari ini. 

Gubernur Riau Syamsuar, mengatakan ia sudah melaksanakan rapat melalui video conference bersama 10 gubernur di Sumatera. Dan di Provinsi Riau sendiri Kabupaten Rohil dan Kuansing sudah dijadikan sebagai percontohan penerapan new normal oleh pemerintah pusat, dan Gubri meminta ada penambahan di Rokan Hulu. 

“Dalam rangka adanya kebijakan meningkatkan masyarakat produktif dan aman Covid-19. Jadi untuk Riau itu yang telah disetujui oleh pemerintah pusat, tadinya dua dari Gugus Tugas pusat yaitu Rohil dengan Kuansing. Tapi saya menambahkan Rokan Hulu walaupun ada satu positif, tapi sudah lebih dari dua bulan tidak ada satupun yang positif, termasuk penanganan yang bagus, oleh karena itu tiga Kabupaten ini kita ajukan,” ujar Gubri, Selasa (26/5/2020).

“Kalau ini nanti kita laksanakan berarti protokol kesehatan tetap dilaksanakan, di sana itu nanti diberikan kemudahan untuk melakukan kegiatan ekonomi, kegiatan belajar, kegiatan ibadah dan sebagainya,” tambahnya.

Dijelaskan Gubri, tiga daerah yang menjadi pilot project new normal ini bisa lebih leluasa melakukan pergerakan kehidupan yang baru. Namun tetap melaksanakan protokol kesehatan dan penerapannya masih menunggu perintah dari pemerintah pusat. 

“Jadi inilah yang tadi dibicarakan tapi nanti pelaksanannya perintah dari sana. Secara bertahap tadi saya dengar kemungkinan sekolah 1 Juli tapi ada langkah-langkah yang harus dilakukan, jadi kapan itu dterapkan di Indonesia ada 109 Kabupaten Kota, nanti akan melakukan New Normal, menunggu perintah pusat,” jelasnya. 

Disinggung mengenai dari yang melaksanakan PSBB, Gubri mengatakan, belum ada arahan pemerintah pusat bagi daerah yang melaksanakan PSBB untuk new normal. Dan harus menunggu hasil dari evaluasi tiga daerah tersebut. Termasuk pelaksanaan Salat di masjid daerah PSBB belum diizinkan. 

“Yang tiga saja dulu untuk melaksanakan new normal yang diizinkan pusat, kalau ada yang lain dan bagus bisa bertambah juga. Yang PSBB besok kami rapat evaluasi, sekaligus kita lihat dulu kita bicarakan dengan Bupati Walikota apakah dilanjutkan atau sampai disini saja,” kata Gubri.(ckc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat