MENU TUTUP

Gubri Akan Terapkan New Normal, DPRD Riau: Sama Saja Membunuh Perlahan-lahan

Kamis, 28 Mei 2020 | 10:32:19 WIB
Gubri Akan Terapkan New Normal, DPRD Riau: Sama Saja Membunuh Perlahan-lahan

GENTAONLINE.COM - Ketua Fraksi PAN DPRD Riau, Zulfi Mursal menilai konsep New Normal itu tidak jauh berbeda dengan hukum rimba. Hal ini disampaikanya terkait gubernur Riau Syamsuar mulai hari ini 28 Mei 2020 mulai membahas rencana penerapan 'New Normal' atau aktivitas normal baru dengan hidup berdampingan dengan virus corona atau Covid-19. 

"Karena, siapa yang kuat dan memiliki daya tahan tubuh menghadapi infeksi virus corona, dia yang selamat. Artinya, mana yang bisa makan makanan bergizi kuat imunnya, tapi masyarakat biasa yang ekonomi rendah, new normal ini sama dengan membunuh perlahan,"ujar Zulfi kepada Riau24.com. 

Zulfi mengungkapkan, pihaknya sejauh ini belum diajak bicara terkait dengan konsep dan langkah dalam penerapan New Normal ini oleh gubernur. "Mungkin Pimpinan DPRD sudah ada (membahas bersama Pemprov), tapi kita dari fraksi belum," ungkapnya. 

"Tapi penilaian saya, New Normal sama saja dengan hukum rimba. Tak dapat dibayangkan banyak masyarakat terpapar nantinya, ran sibuknya para tenaga medis menangani pasien yang terinfeksi corona," pungkasnya. 

Seperti yang diketahui, Gubernur Riau Syamsuar mengungkapkan, dalam penerapan New Normal ini protokol kesehatan tetap dilaksanakan. Bukan berarti protokol kesehatan tidak dilaksanakan lagi. 

"Mulai dari jaga jarak, pakai masker, cuci tangan, melakukan pola hidup bersih dan sehat tetap harus diterapkan masyarakat meski sudah menerapkan konsep New Normal," kata Syamsuar, Rabu 27 Mei 2020 sore. 

Syamsuar melanjutkan, WHO mengatakan tidak ada vaksin hingga saat ini, dan belum bisa memutuskan pandemi Covid-19 akan berakhir tahun 2020 ini. "Karena itu kita harus melakukan penyesuaian. Beberapa negara juga sama, kebijakan seperti yang dibuat oleh Indonesia," pungkasnya.(r24)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan