MENU TUTUP

Bertemu Jokowi, PAN Bahas Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 21 Juli 2020 | 10:46:53 WIB
Bertemu Jokowi, PAN Bahas Pertumbuhan Ekonomi

GENTAONLINE.COM - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan diketahui bertemu Presiden Joko Widodo. Pertemuan keduanya disebut membahas pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah pandemi Covid-19. 

"Solusi kebijakan agar pondasi perekonomian nasional dan UMKM tetap bergerak dan beraktivitas," ujar Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi lewat pesan singkat, Senin (20/7).

Ia mengatakan, PAN akan terus bersama pemerintah dalam menggerakkan pembangunan nasional untuk mencapai cita-cita nasional, sesuai termaktub dalam Pembukaan UUD 1945. "Menciptakan masyarakat adil makmur, memakmurkan masyarakat Indonesia, dan membangun peradaban Indonesia," ujar Viva. 

Pertemuan PAN dan Jokowi juga merupakan bentuk silaturahim usai pelantikan kepengurusan 2020-2025. Kala itu, kehadiran Jokowi dibatalkan karena adanya pandemi Covid-19. 

"Silaturahmi menyambung rasa kekeluargaan setelah pascapelaksanaan kongres ke-5 PAN di Kendari, Februari 2020," ujar Viva.(rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar