MENU TUTUP

Panglima Lebah Riau Dukung Ranperda Ormas 

Sabtu, 19 September 2020 | 09:26:13 WIB
Panglima Lebah Riau Dukung Ranperda Ormas  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau

Pekanbaru- Penting kiranya agar ada semacam peraturan daerah di Riau terkait Pemberdayaan Ormas sebagai turunan dari produk hukum Undang Undang (UU), Peraturan Pemerintah (PP), dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri). 

Demikian disampaikan Panglima Lebah Riau, Bunyana, ST Ketua Ormas Serikat Pemuda Ocu (SPO) Provinsi Riau kepada media, sabtu ( 19/09).

"Kami mendukung keberadaan Ormas di Riau agar ditata dengan adanya semacam peraturan daerah tentang pemberdayaan ormas" katanya. 

Menurut Panglima Lebah, bahwa selagi peraturan tidak bertentangan bertentangan dengan undang-undang maka perlu didukung. 

"Kalau itu untuk kebaikan Riau, ya harus kita dukung, kami yakin Gubernur Syamsuar selalu anak jati Riau tentu akan berbuat yang terbaik untuk daerah ini," tambahnya. 

Memperkuat basis hukum Pemda

Ketua Panitia Khusus (pansus) Ranperda Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) DPRD Riau, Zulfi Mursal, mengatakan Ranperda Pemberdayaan Ormas pada prinsipnya bertujuan membantu pemerintah provinsi melakukan penataan terhadap ormas yang ada di Provinsi Riau.

"Dengan ranperda ini ada keteraturan di Kesbangpol untuk menata ormas. Sehingga ormas yang ada mendaftar ke Kesbangpol. Selama ini ada ormas lantaran dia memiliki badan hukum, merasa tidak perlu mendaftar ke Kesbangpol," cakapnya.

Politisi PAN ini menjelaskan, munculnya ranperda tersebut dari DPRD Riau merupakan respon cepat terhadap regulasi yang dikeluarkan di tingkat pusat.

Ia juga mengatakan, Perda tersebut jika selesai nantinya akan memperkuat basis hukum Pemda dalam melakukan penataan terhadap ormas, jika dibandingkan regulasi sebatas peraturan gubernur.

"Itu tanda Riau cepat tanggap terhadap UU Ormas dan Permendagri untuk membuat turunannya. Karena kalau hanya berpatokan pada undang-undang dan Permendagri saja, gubernur tidak memiliki wewenang yang kuat apalagi kalau hanya pergub," katanya nya lagi.

(ujeng) 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan