MENU TUTUP

Anggaran Bantuan Nelayan Riau Rp3 Miliar Dialihkan ke COVID-19

Rabu, 04 November 2020 | 12:18:18 WIB
Anggaran Bantuan Nelayan Riau Rp3 Miliar Dialihkan ke COVID-19 Sejumlah pekerja memasang peralatan mesin perahu penangkap ikan bantuan pemerintah yang akan diserahkan di Pelabuhan TPI lama di Kota Dumai, Riau, Jumat (

GENTAONLINE.COM - Pemerintah Provinsi Riau berencana mengalokasikan kembali anggaran untuk program bantuan kapal nelayan setempat pada 2021, karena dana Rp3 miliar yang telah dianggarkan di tahun ini dialihkan untuk penanggulangan pandemi COVID-19.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Riau, Herman Mahmud, di Pekanbaru, Selasa,mengatakan alokasi anggaran Rp3 miliar untuk program bantuan kapal nelayan tahun ini dipastikan batal. DKP Provinsi Riau akan mengalokasikan untuk anggaran yang sama pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau 2021.

"Insya Allah bantuan kapal nelayan kita alokasikan kembali di APBD 2021, karena tahun ini batal," kata Herman dalam pernyataan pers di Pekanbaru.

Meski begitu, Herman belum bisa menjelaskan berapa besaran anggaran bantuan kapal yang diusulkan di APBD 2020. Saat ini prosesnya masih tahap pembahasan, ujarnya. "Angka pastinya belum lagi, masih pembahasan. Yang jelas kita usulkan, mudah-mudahan dapat terealisasi," ujarnya.

Ia menjelakan, DKP Riau pada tahun ini mengalokasikan anggaran Rp3 miliar untuk pengadaan bantuan kapal nelayan sebanyak 57 unit. Puluhan kapal bantuan itu ber kapasitas 1 GT dan 2 GT.

Rencananya, bantuan kapal itu akan disalurkan ke nelayan di empat kabupaten/kota, yaitu Rokan Hilir, Kepulauan Meranti, Bengkalis, dan Dumai.

Namun, karena terjadi pandemi COVID-19, Pemprov Riau terpaksa melakukan realokasi APBD Riau 2020 sebesar Rp474,9 miliar. Realokasi anggaran tersebut diperuntukkan guna membantu mempercepat penanganan dan pencegahan COVID-19.

Realokasi anggaran pada APBD Riau sudah dilakukan sebanyak dua kali. Pertama, sebesar Rp74,9 miliar. Sedangkan pada tahap kedua, yakni sebesar Rp400 miliar.(antara)

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat