MENU TUTUP

Ini Kata Sekda Soal Belum Adanya Pansel Dirut BRK yang Baru

Jumat, 01 Maret 2019 | 17:26:43 WIB
Ini Kata Sekda Soal Belum Adanya Pansel Dirut BRK yang Baru

GENTAONLINE.COM-Masa akhir jabatan Direktur Utama (Dirut) Bank Riau Kepri akan berakhir pada 23 April mendatang. Namun hingga saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau belum membahas soal seleksi calon pengganti Irvandi Gustari tersebut. 

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi saat dikonfirmasi mengatakan untuk seleksi Dirut BRK yang baru pihaknya akan segera mambahas, namun semua menunggu hasil laporan ke Gubernur Riau Syamsuar terlebih dahulu. "Ya nanti kita bahas itu. Kita menunggu hasil laporan ke pak gubernur dulu," kata pelaksana tugas Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah Provinsi Riau ini. 

Karena itu, pihaknya belum membahas soal pembentukan panitia seleksi (Pansel) calon Dirut BRK yang baru. Apalagi saat ini tugas masih banyak yang perlu diselesaikan. 

"Kalau masalah ini nanti pak Gubernur Riau yang menentukan pansel calon Dirut BRK. Termasuk untuk pergantian komisaris BRK yang menentukan Gubernur juga," tutupnya. (*)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar