MENU TUTUP

Audiensi ke Kanwil Kemenkum HAM, ini yang Dibahas KOMNAS PA Riau

Jumat, 08 Januari 2021 | 15:16:11 WIB
Audiensi ke Kanwil Kemenkum HAM, ini yang Dibahas KOMNAS PA Riau

GENTAONLINE.COM-Kepala Kanwil Kemenkum HAM Riau Drs. Ibnu Chuldun, Bc.I.P.,S.H.,M.Si menyambut baik kedatangan Komisi Nasional Perlindungan Anak (KOMNAS PA) Riau di ruangannya, Jum'at pagi (8/1). Kedatangan yang dipimpin Ketua Dewi Arisanty bersama Wasekjen Euis Kurniati dan bid Humas Herikson Rosxli guna membahas persoalan hukum dan penanganan kasus anak di Riau.

"Sekaligus menjalin sinergitas yang baik dengan Kanwilkum HAM di Riau" tutur Dewi, Jum'at (8/1).

Disampaikan Dewi, hingga di ujung tahun 2020 pihaknya banyak sekali menerima laporan kasus kekerasan seksual terhadap anak di Provinsi Riau.

"Disamping fokus dengan rencana rekonstruksi ulang kasus ananda Angelika bersama Polda Riau, kami juga sedang mendampingi beberapa kasus yang melibatkan anak baru-baru ini. Seperti di Bengkalis, dugaan tindak pencabulan oleh oknum Polisi di Kepulauan Riau yang mana korban yg masih SMA adalah putri daerah Bengkalis. Juga kasus pencabulan yang menimpa putri dari salah seorang kontraktor di Pekanbaru, sedang kami dampingi dan telah di proses Polresta Pekanbaru. Untuk itu, kita perlu dukungan dan masukan-masukan dari Kemenkum HAM wilayah Riau" terang Dewi.

Dewi juga meminta kepada Kemenkum HAM wilayah Riau agar memperhatikan anak-anak yang terlibat kasus sebagai pelaku. "Yang salah memang tetap salah, dan proses sesuai dengan ketentuan hukum dan Undang-undang yang berlaku. Memproses peradilan anak sebagai pelaku kejahatan tentu tidak sembarangan" harapnya.

Di kesempatan itu, Kepala Kanwilkum HAM Riau Drs. Ibnu Chuldun, Bc.I.P.,S.H.,M.Si mengatakan untuk penanganan kasus anak memang tidak bisa sembarangan. Ada aturan dan Undang-undang tersendiri. Untuk tersangka anak, penyebutannya pun bukan narapidana tapi Anak. "Dan di Pekanbaru ini ada tempatnya khusus, namanya Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA)" terang Ibnu.

Terakhir, ia mendukung kehadiran KOMNAS PA di Riau. Kedepan, pihaknya siap bersinergi jika ada program-program yang selaras dan satu visi antara Kemenkum HAM dan KOMNAS PA Riau.

"Tetap semangat, semoga pengabdian sosial ini menjadi ladang pahala yang tiada putus dan sebagai penolong kita di akhirat kelak" tutup Ibnu. (Erik)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat