MENU TUTUP

Jadwal Penerimaan Peserta Didik Baru Pekanbaru Mundur

Sabtu, 12 Juni 2021 | 09:24:12 WIB
Jadwal Penerimaan Peserta Didik Baru Pekanbaru Mundur

GENTAONLINE.COM - Jadwal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Pekanbaru mundur dari jadwal awal. Rencananya, PPDB bergulir awal Juli 2021 nanti. 

Namun rangkaian PPDB diundur ke tanggal 5 Juli 2021 hingga 11 Juli 2021 mendatang. Proses PPDB rencananya berlangsung selama enam hari. 

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru awalnya menjadwalkan PPDB bakal bergulir pada awal Juli 2021. Mereka menjadwalkan PPDB dari 1 Juli 2021 hingga 7 Juli 2021. 

"Jadi PPDB kita gelar selama enam hari, mundur dari jadwal awal," jelas Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas, Kamis 10 Juni 2021. 

Menurutnya, penundaan jadwal ini karena sampai saat ini Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru belum menerima regulasi tentang PPDB. Mereka masih menanti regulasi dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

Proses PPDB tingkat SMP berlangsung secara online. Sedangkan PPDB untuk tingkat SD hanya sebagian yang online. 

"Jadi nanti teknisnya kita umumkan pekan depan, begitu juga persyaratannya," kata Ismardi.(roc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat