MENU TUTUP

Tinggal Mengitung Hari, Pelajar di Kota Pekanbaru Sudah Bisa Sekolah Lagi

Rabu, 13 Januari 2021 | 09:35:46 WIB
Tinggal Mengitung Hari, Pelajar di Kota Pekanbaru Sudah Bisa Sekolah Lagi

GENTAONLINE.COM - Meski tidak ada lagi kecamatan di Pekanbaru uang masuk zona merah penularan covid-19, namun Pemerintah Kota Pekanbaru masih gamang untuk memulai sekolah tatap muka. Apalagi pasca libur Natal 2020dan Tahun Baru Baru 2021 banyak terjadi penularan covid-19 karena kontak erat. 

Sehingga Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus MT memperkirakan hingga pertengahan Januari masih merupakan masa inkubasi terhitung sejak tahun baru. Untuk itu 14 hari dari tahun baru dijadikan pedoman dalam pemetaan kondisi zona covid-19. 

"14 hari dari tahun baru kota jadikan pedoman pemetaan. Tepatnya tanggal 15-16 Januari ini adalah masa puncaknya, karena itu masa inkubasinya," ujar Firdaus, Selasa 12 Januari 2020. 

Untuk itu Pemerintah Kota Pekanbaru akan menentukan jadwal mulai sekolah tatap muka pada akhir Januari mendatang. Penetapan jadwal sekolah tatap muka tersebut dilakukan setelah mendapatkan hasil pemetaan wilayah sesuai zona. 

"Mudah-mudahan tanggal 20-an kita sudah mendapatkan zona. Sehingga penguatan belajar daring dengan tatap muka ini diharapkan paling lambat sudah ada kepastian akhir Januari," tuturnya.

Terkait kewenangan untuk menggelar sekolah tatap muka, Firdaus menyebut sudah dilimpahkan kepada masing-masing kepala daerah. Sehingga Pemerintah Provinsi bisa menentukan kabupaten/kota yang bisa menggelar sekolah tatap muka. Kemudian pemerintah kabupaten/kota bisa menentukan kecamatan mana yang diperbolehkan menjalani seolah tatap muka.

"Kewenangan sekolah tatap muka berdasarkan SKB empat menteri diserahkan kepada kepala daerah. Hal itu berdasarkan pada kondisi di suatu wilayah. Seperti halnya provinsi yang menentukan kota/kabupaten," tambahnya.(

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat