MENU TUTUP
BLT Belum Tersalurkan,

Sekda Pekanbaru : Penyaluran BLT Di Pekanbaru Terkendala Data

Selasa, 21 September 2021 | 10:11:21 WIB
Sekda Pekanbaru : Penyaluran BLT Di Pekanbaru Terkendala Data ilustrasi internet

PEKANBARU - Rencana pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, ke warga miskin terdampak Covid-19 masih terkendala pendataan.

Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil menyebut, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru masih melakukan pendataan. Validasi data yang dilakukan Dinsos melalui lurah dan RT/RW belum tuntas.  "Suratnya (data) sampai sekarang, saya belum dapat lagi dari Dinsos," ujar Muhammad Jamil, Senin 20 September 2021.

Dirinya telah mengingatkan Kepala Dinsos agar segera menuntaskan pendataan. Mereka harus segera menyelesaikan validasi data bersama lurah, dan RT/RW setempat. "Selesaikan sama Dinsos. Saya akan panggil Dinsos nanti," tegasnya.

Ia bakal memanggil OPD tersebut guna mengetahui permasalahan lambatnya pendataan, atau kendala yang ditemukan dilapangan oleh tim validasi data. Jumlah BLT rencananya di kisaran Rp1 juta per Kepala Keluarga (KK). Namun jumlah ini masih perkiraan dan belum diputuskan. 

BLT Covid yang diberikan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Karena dana ini bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pekanbaru 2021.

Warga penerima bantuan adalah mereka yang memiliki kepala keluarga positif Covid-19 dan melakukan isolasi terpusat (Isoter) di fasilitas pemerintah. "Bukan seperti BLT biasa. Kalau BLT biasa kan semua yang susah dikasih. Kalau kepala keluarga nya kenak Covid, dan itu yang kami bantu," jelasnya.(ro)

 

 

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan