MENU TUTUP

Wagubri Minta Masyarakat Tak Takut Divaksin

Jumat, 15 Januari 2021 | 09:56:23 WIB
Wagubri Minta Masyarakat Tak Takut Divaksin

GENTAAONLINE.COM - Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution menyerukan kepada masyarakat untuk tidak takut dan ragu divaksin karena yang diberikan sudah dijamin aman dan halal serta sudah dicontohkan juga oleh Presiden Joko Widodo.

Wagubri menilai tiga alasan tersebut sama halnya dengan mendapatkan garansi tertinggi.

Maka dari itu, katanya, hal tersebut sudah bisa meyakinkan masyarakat akan keamanan vaksin yang akan diberikan.

Pertama, pemerintah telah mengeluarkan lebel halal dari lembaga yang terpercaya dalam hal ini Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kedua, pemerintah juga sudah mendapatkan label aman dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

"Ketiga, masyarakat juga sudah diberikan contoh bahwa orang nomor satu di tanah air yakni Presiden Joko Widodo yang divaksin pertama kali. / Harusnya tidak ada lagi keraguan, ini sudah garansi tertinggi menurut saya," ujarnya.

Dituturkannya, dalam pemberian vaksin ini tentunya pemerintah juga memperhatikan hal-hal yang memang dianjurkan dan telah diikuti. Jadi inilah dedikasi terbaik yang bisa pemerintah lakukan saat ini untuk memberikan contoh kepada masyarakat, supaya masyarakat memiliki keyakinan. 

Ia juga mengimbau agar masyarakat bijak dalam menerima informasi, jangan mengikuti berita-berita yang tidak jelas sumbernya. "Tujuan pemerintah untuk memberikan vaksinasi adalah untuk kebaikan seluruh masyarakat Indonesia," ungkapnya. 

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 perdana pada Kamis ini di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Peluncuran vakasinasi COVID-19 perdana di Riau berlangsung di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru, dengan penerima pertama vaksin CoronaVac adalah Komandan Korem 031/Wira Bima, Brigadir Jenderal TNI M. Syech Ismed. 

Pemberian vaksin tahap pertama selanjutnya diprioritaskan untuk Nakes di Riau yang jumlahnya sekitar 35.000 orang. Saat ini Riau sudah menerima dua kali pengiriman vaksin CoronaVac dari PT Biofarma dengan total vaksin sebanyak 44.840 dosis.(ant)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan