MENU TUTUP

Arus Lalu Lintas di Jalan Lintas Riau-Sumbar Masih Buka Tutup

Jumat, 02 September 2022 | 09:05:27 WIB
Arus Lalu Lintas  di Jalan Lintas Riau-Sumbar Masih Buka Tutup

GENTAONLINE.COM - Arus lalulintas (Lalin) di jalan lintas Riau-Sumatera Barat (Sumbar), tepatnya Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar sampai siang ini masih buka tutup.

Pasalnya, runtuhan longsor yang menutupi badan jalan masih dilakukan pembersihan oleh petugas Balai Jalan Nasional. Longsor terjadi dibeberapa titik, tepatnya Km 78, Km 79, Km 81 dan Km 82, Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (31/8/2022) sekitar pukul 21.00 WIB.

"Longsor di Desa Merangin masih proses pembersihan. Karena itu, arus lalu lintas masih buka tutup, namun keadaan sudah mulai kondusif," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Riau, M Edy Afrizal melalui Kepala Bidang Kedaruratan, Jim Ghafur, Kamis (1/9/2022). 

Jim Ghafur mengatakan, alat berat baru mulai bergerak ke TKP longsor untuk melakukan pembersihan material longsor, seperti tanah, lumpur, batu dan kayu sejak tadi pagi. 

"Sebab cuaca malam tadi tidak memungkinkan menggeser alat berat ke lokasi longsor," ujarnya. 

Untuk pembersihan material longsor, petugas jalan nasional menurunkan dua alat berat, yakni ekskavator dan loder.

"Untuk itu, kami mengimbau masyarakat yang melewati jalan lintas Riau-Sumbar agar berhati-hati, sebab di daerah tersebut rawan longsor ketika musim hujan," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Hujan deras yang mengguyur wilayah Provinsi Riau menyebabkan Jalan Lintas Riau-Sumatera Barat (Sumbar) longsor.

Berdasarkan laporan Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Merangin, material longsor berupa lumpur, tanah, batu-batuan dan kayu menutupi badan jalan.(rlc)

 

 
Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan