MENU TUTUP

PBNU Respons Permadi Arya soal Islam Agama Arogan

Jumat, 29 Januari 2021 | 09:43:02 WIB
PBNU Respons Permadi Arya soal Islam Agama Arogan Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Helmy Faishal Zaini 

GENTAONLINE.COM - Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Helmy Faishal Zaini menyinggung perihal kontroversi cuitan pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda yang mengatakan Islam agama yang arogan.

Sebelumnya, Permadi Arya berkicau di akun Twitter-nya bahwa agama Islam adalah agama arogan karena menginjak-injak kearifan lokal.

"Islam memang agama pendatang dari Arab, Agama Asli Indonesia itu Sunda Wiwiwtan, Kaharingan dll. Dan memang arogan, mengharamkan tradisi asli, ritual orang dibubarkan pake kebaya murtad, wayang kulit diharamkan. Kalau tidak mau disebut arogan, jangan injak2 kearifan lokal @awemany," kicaunya lewat akun @permadiaktivis1, Senin (25/1).

Helmy pun meminta masyarakat agar bisa membedakan oknum dalam beragama. Oknum-oknum inilah, kata dia, yang membuat agama seolah-olah kejam dan radikal, padahal semua agama selalu mengajarkan kedamaian.

"Harus dibedakan antara agama dan orang, kalau oknum di semua agama itu ada, sehingga mencerminkan agama itu kejam, radikal, dan seterusnya. Tapi semua itu mengajarkan kedamaian," kata Helmi saat ditemui di Kantor PBNU, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (29/1).

"Kalau mengajarkan kekerasan, itu oknum dari umat beragama," imbuhnya.

Helmi juga menegaskan, cuitan Abu Janda tidak mencerminkan atau mewakili NU sebagai organisasi Islam di Indonesia.

"Pernyataan itu [Abu Janda] bukan pernyataan NU, enggak dong, saya kira pernyataan itu disampaikan Abu Janda tidak mewakili NU," tuturnya.

readyviewed Sebelumnya, Abu Janda, usai dikritik banyak pihak, berdalih bahwa cuitannya merupakan bentuk autokritik terhadap diri sendiri.(cnn)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat