MENU TUTUP

Kelas Tatap Muka Ditambah, Walikota Pekanbaru : Jangan Ada Kerumunan Saat Jemput Anak

Selasa, 23 Maret 2021 | 09:45:51 WIB
Kelas Tatap Muka Ditambah, Walikota Pekanbaru : Jangan Ada Kerumunan Saat Jemput Anak

GENTAONLINE.COM - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru menambah jumlah kelas yang mengikuti belajar tatap muka. Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT mengatakan jangan ada kerumunan saat menjemput anak pulang sekolah. 

"Jangan berkerumun saat penjemputan. Baik orangtua maupun peserta didik," kata Walikota, Selasa (23/3/2021).

Sekolah harus menyediakan tempat khusus bagi peserta didik selama menunggu penjemputan. Peserta didik juga harus tetap menjaga jarak selama berada di sekolah.

Saat ini sudah seluruh SMP negeri menggelar belajar tatap muka. Mereka yang belajar tatap muka yakni kelas VII hingga kelas IX. Sedangkan yang SD negeri hanya kelas I dan kelas VI saja. 

"Kita sengaja pilih peserta didik kelas I dan kelas VII karena belum mengenal sekolahnya, maka pada belajar tatap muka mereka bisa mengenal sekolahnya," kata Walikota.

Kata dia, sampai saat ini, tidak ada peserta didik yang tertular Covid-19 selama belajar tatap muka. "Mereka juga harus tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan," jelasnya.(ckc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan