MENU TUTUP

Gubernur Riau Minta Warga di Daerah Zona Merah Agar Shalat Dirumah

Rabu, 14 April 2021 | 10:04:38 WIB
Gubernur Riau Minta Warga di Daerah Zona Merah Agar Shalat Dirumah

GENTAONLINE.COM - Gubernur Riau, H Syamsuar, mengingatkan kepada seluruh masjid dan musholah, agar tetap menjalankan imbauan pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dan disiplin.

Penerapan Prokes harus dilakukan selama pelaksanaan ibadah di bulan Ramadan, baik pelaksanaan shalat fardu, shalat tarawih, witir dan tadarus. 

Untuk wilayah Riau saat ini, penyebaran kasus terkomfirmasi positif COVID-19 masih fluktuatif. Dalam setiap harinya penambahan kasus positif masih diatas 200 kasus, sehingga daerah zona merah yang berada di kabupaten/kota dianjurkan untuk tidak melaksanakan shalat tarawih di masjid.

“Shalat tarawih pertama kami di Masjid Agung An Nur, Kami ingin melihat bagaimana pengurus telah melaksanakan sesuai protokol kesehatan, kita harapkan semua pengurus Masjid menerapkan protokol kesehtaan,” ujar Gubri, Selasa (13/4).

Selama pelaksanaan Ibadah di bulan Ramadan, kata Gubri, menjadi tanggungjawab dari pengurus masjid dan musholah, untuk menertibkan jamaah yang melaksanakan ibadah. Kemudian, sesuai arahan dari pemerintah, jika masuk dalam zona merah lebih baik sholat dirumah saja, jangan sampai nanti ada kasus baru dari penyebaran COVID-19. 

“Kalau zona merah lebih baik shalat dirumah. Itulah seharunya pengurusnya aktif, kalau tak pakai masker jangan solat di masjid atau sediakan masker, takutnya nanti jamaah yang ada disebelahnya risih. Kita harapkan masyarakat patuh, kita lebih baik mencegah dan menghindar daripada terjadi,” tegas Gubri. (mcr)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan