MENU TUTUP

DPR Minta Nadiem Vaksinasi Siswa Sebelum Buka Sekolah Juli

Kamis, 06 Mei 2021 | 10:47:17 WIB
DPR Minta Nadiem Vaksinasi Siswa Sebelum Buka Sekolah Juli

GENTAONLINE.COM -- Wakil Ketua Komisi X DPR Agustina Wilujeng meminta Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim melakukan vaksinasi dan tes swab bagi para siswa yang akan ikut sekolah tatap muka pada Juli 2021.

Agustina mengatakan Nadiem bisa menggunakan alokasi dana pendidikan di APBN yang tahun ini mencapai Rp550 triliun. Menurutnya, ada sekitar Rp200 triliun dari jumlah itu yang bisa digunakan untuk persiapan sekolah tatap muka.

"Betul (vaksinasi murid) dan dibiayai oleh pemerintah. Bukan hanya vaksin, saat mereka kumpul pertama dites swab. Kita jadi tahu anak-anak ini bebas covid atau tidak. Kalau tidak, segera dirawat dan dibiayai negara," kata Agustina dalam bincang-bincang daring bersama PDIP, Rabu (5/5).

Agustina mengkritik rencana pemerintah yang hendak membuka sekolah tatap muka pada Juli 2021. Menurutnya, kebijakan itu tak disertai solusi menjamin keamanan dan kesehatan anak murid di sekolah. Ia menyebut para orang tua ragu untuk mengirim anaknya ke sekolah karena tak ada jaminan dari pemerintah. Ia pun mendorong Nadiem agar memastikan sekolah tatap muka aman dengan vaksinasi dan tes swab.

"Secara psikologis, ketika orang tua merasa anak-anak saya berada dalam satu kelas dengan yang belum dideteksi terkena virus atau tidak, kan pasti kegiatan tatap muka tidak akan terjadi," ujarnya. Sebelumnya, pemerintah telah mengizinkan sekolah dan pemerintah daerah melakukan sekolah tatap muka. Kebijakan diterapkan sejak awal tahun 2021.

Meski begitu, belum semua sekolah berani menggelar pembelajaran tatap muka. Mendikbudristek Nadiem Makarim menyebut baru 25 persen sekolah yang melakukan pembelajaran tatap muka. viewedPemerintah pun memutuskan akan membuka pembelajaran tatap muka pada Juli 2021. Saat ini, pemerintah fokus menyuntik vaksin Covid-19 bagi para guru.

"Pemerintah mengambil sikap bahwa bagi, alhamdulillah, guru-guru sudah jadi prioritas vaksinasi. Saat guru-guru tersebut sudah melalui vaksinasi, sekolah diwajibkan membuka opsi tatap muka," kata Nadiem dalam bincang-bincang daring bersama PDIP, Rabu (5/5).(cnn)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan