MENU TUTUP

Mendikbud: Kita Masih Kurang 900 Ribu Guru ASN

Jumat, 02 Juli 2021 | 10:25:24 WIB
Mendikbud: Kita Masih Kurang 900 Ribu Guru ASN

GENTAONLINE.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim mengatakan kebutuhan guru secara nasional saat ini masih cukup besar. Dia mengungkap, dari 300 ribu satuan pendidikan formal dengan standar kurikulum yang berlaku saat ini, setidaknya membutuhkan sekitar 2,2 juga guru.

 

Sementara, jumlah guru ASN yang tersedia hanya 1,3 juta orang. "Namun di lapangan hanya tersedia 1,3 juta guru ASN yang terdiri PNS dan PPPK. Sehingga kita masih kekurangan sekitar 900 ribu guru ASN di sekolah negeri," ujar Nadiem di acara Rapat Koordinasi Nasional Kepegawaian Tahun 2021, Kamis (1/7).

Nadiem mengatakan, bahkan perbandingan kebutuhan guru dan ketersedian guru saat ini semakin jauh jika guru ASN pensiun pada tahun ini. "Bahkan jika memperhitungkan guru ASN yang pensiun tahun ini kita membutuhkan lebih dari 1 juta guru," katanya.

Nadiem menambahkan, kehadiran guru honorer untuk mengisi kekurangan guru ASN belum cukup memenuhi kebutuhan pendidik. Menurut data Dapodik 2020 jumlah guru honorer hanya tersedia 700 ribu dari kebutuhan 1 juta orang. 

Sebagai akibatnya, lebih dari 150 ribu guru memiliki beban mengajar lebih dari semestinya. "Kami bahkan sempat menemukan kasus ekstrim di Jawa Barat dan Sulsel dimana terdapat SD Negeri yang memiliki 1 guru ASN. Guru tersebut terpaksa mengajar di 6 kelas berbeda secara bersamaan," ujar Nadiem.

Karenanya, Pemerintah tahun ini membuka rekrutmen PPPK guru untuk membantu mencukupi kebutuhan guru sekaligus merekrut guru-guru honorer. “Besar harapan kami program ini dapat mengatasi tantangan kurangnya ketersediaan guru profesional. Selain itu sejalan dengan semangat merdeka belajar kami berharap program ini meningkatkan kesejahteraan ibu dan bapak guru garda depan pendidikan dan masa depan Indonesia,” katanya. (rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan