MENU TUTUP

Tidak Punya Program 100 Hari Kerja, SF Hariyanto: Lanjutkan Tugas Sekda Lama

Kamis, 19 Agustus 2021 | 09:14:47 WIB
Tidak Punya Program 100 Hari Kerja, SF Hariyanto: Lanjutkan Tugas Sekda Lama

GENTAONLINE.COM - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Hariyanto mengaku sudah cocok dengan asisten di Setdaprov Riau yang sekarang. Dalam menjalankan tugas, ia akan dibantu tiga asisten sekaligus.

Ia menyebut tiga asisten yang ada sekarang sudah tangguh.

"Saya dibantu sama tiga asisten yang sudah tangguh-tangguh, cuma memoles-moles saja dikit," kata SF Hariyanto, Rabu, 18 Agustus 2021 di Gedung Daerah Balai Serindit.

Dia mengatakan tidak mempunya rencana dalam 100 hari kerja diposisi jabatannya sekarang.

"Kita tidak punya rencana 100 hari ke depan. Kita hanya melanjutkan tugas-tugas Sekda lama, kita tidak punya visi dan misi," kata SF Hariyanto, Rabu, 18 Agustus 2021 usai pelantikan di Gedung Daerah Balai Serindit.

Dia menegaskan bahwa yang punya visi dan misi adalah Gubernur dan Wakil Gubernur.

"Tugas saya adalah menjalankan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur," ujarnya.

"Tugas-tugas yang belum selesai, seperti disampaikan Pak Gubernur tadi, seperti masalah kesehatan, masalah ekonomi, percepatan anggaran, RAPBD perubahan, serta RPJMD," sambungnya.

Lanjutnya, perlu upaya percepatan dalam menyelesaikan berbagai masalah yang ada saat sekarang.

"Sudah tidak tercapai lagi kondisi kita sekarang ini masalah Covid-19. Jadi target-target yang dipasang sampai 2045 ini tidak bisa tercapai, itu yang perlu kita percepat," bebernya.

Pihaknya tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah yang telah membantu selama ini.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pj Sekda yang lalu, yang sudah bekerja keras. Tapi masih ada juga mungkin yang belum terselesaikan. Tugas saya adalah membantu menyelesaikan tugas-tugas yang lama," pungkasnya.

 

Menurutnya, ia hanya melanjutkan dan melaksanakan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur.(roc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan