MENU TUTUP

Ditengah Suasana Aksi, Kepala Kapolresta Pekanbaru Terkena Lemparan Batu

Jumat, 20 Oktober 2017 | 18:13:32 WIB
Ditengah Suasana Aksi, Kepala Kapolresta Pekanbaru Terkena Lemparan Batu Kondisi Kapolresta pekanbaru saat menjalani perawatan

GENTAONLINE.COM-Kepala Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto terkena lemparan batu sehingga darah bercucuran membasahi kepalanya Jum'at, 20 Oktober 2017 di halaman Gedung DPRD Provinsi Riau Kota Pekanbaru.


Pada saat Demo Mahasiswa terkait tiga tahun kepemimpinan Komisi baru saja mendengarkan jawaban dari wakil ketua DPRD Riau Kordias Pasaribu.


Dimana mahasiswa yang terlihat agresif meminta untuk sholat di mesjid di halaman kantor DPRD Riau.


Karena terlihat tidak kondusif situasinya kordias pasaribu meminta masa aksi untuk sholat di sekitar kantor DPRD Riau.


Namun karena masa di tolak seketika masa mengamuk dan melempari polisi dengan berbagai benda termasuk batu sehingga tanpa sadar mengenai kepala Kombes Pol Susanto Kapolresta Pekanbaru hingga kondisi bagian kepalanya terluka. (Genta/Datariau)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar