MENU TUTUP

Pemasangan Plang Tanah Ulayat Datuk Talak Laksamano Kampar

Ahad, 14 November 2021 | 06:56:22 WIB
Pemasangan Plang Tanah Ulayat Datuk Talak Laksamano Kampar Pemasangan Plang Tanah Ulayat Datuk

Kampar--Setelah sebelumnya di serobot oleh pengusaha Pekanbaru, sejumlah pengawal Tanah Ulayat Datuk Talak berhasil mengusai kembali Tanah yang sempat di garab dengan alat berat excavator dan dikawal preman. 

"Alat berat dan preman sudah kami usir, mereka mencoba steking lahan tanpa izin dilokasi" kata Kenedy, sabtu (13/11/2021). 

Menurut pria pendek hitam keling ini, bahwa pihaknya tidak akan membiarkan orang luar menguasai Tanah ulayat Datuk kami. 

"Pas kami usir mereka langsung menghentikan pekerjaan, kami tanya surat mereka bilang tak ada surat yang ada surat tebas tebang dilokasi , itu sudah jelas jelas rekayasa, karena Datuk tidak pernah mengeluarkan surat tebas tebang" katanya. 

Hingga berita ini dimuat, sedang berlangsung pemasangan plang nama oleh para panglimo dan pengawal Tanah ulayat. (*) 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar