MENU TUTUP

Kasus Covid-19 Bekasi Naik Usai Libur Nataru

Senin, 10 Januari 2022 | 08:51:46 WIB
Kasus Covid-19 Bekasi Naik Usai Libur Nataru

GENTAONLINE.COM - Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mencatat ada kenaikan jumlah kasus aktif virus corona di daerah itu usai Libur Natal dan Tahun Baru 2022. "Libur Natal dan Tahun Baru dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian ke luar kota. Ini yang menyebabkan temuan kasus COVID-19 cenderung naik di awal tahun 2022," kata Wakil Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi, Masrikoh, di Cikarang, Ahad (9/1/2022).

 

Dia mengatakan, kecenderungan peningkatan kasus COVID-19 terjadi sejak libur Natal dan Tahun Baru usai. Pada Sabtu (1/1) kasus aktif di wilayahnya hanya menyisakan 19 pasien. Sehari berselang terdapat penambahan tiga kasus aktif sehingga jumlahnya menjadi 22 kasus namun pada Senin (3/1) satu pasien aktif dinyatakan sembuh sehingga jumlah kasus berkurang menjadi 21 pasien.

"Tapi Hari Selasa ada penambahan satu kasus lagi jadi jumlahnya menjadi 22 kasus lagi," katanya.

Keesokan harinya atau Rabu (5/1) pihaknya kembali menemukan tiga orang terkonfirmasi positif COVID-19 sehingga kasus aktifnya bertambah lagi menjadi 25 pasien. "Hari berikutnya, Kamis tanggal 6 Januari, terdapat tiga orang lagi yang terpapar COVID-19. Jumlah kasus lagi-lagi naik menjadi 28 pasien," ucapnya.

Selanjutnya pada Jumat (7/1) terdapat enam penambahan kasus baru sehingga jumlahnya menjadi 34 pasien meski di hari berikutnya ada tujuh orang yang dinyatakan sembuh dan berdampak pada perubahan jumlah kasus aktif menjadi sebanyak 27 kasus. "Namun pada hari ini ada penambahan tiga kasus baru sehingga jumlah kasus aktif saat ini ada 30 pasien," katanya.

Masrikoh memastikan seluruh kasus aktif yang terjadi selama sepekan ini merupakan kasus COVID-19 biasa dan bukan varian terbaru yakni Omicron. "Hingga hari ini kami belum menemukan kasus COVID-19Omicron di Kabupaten Bekasi," katanya.

Secara kumulatif, kata dia, total kasus COVID-19 yang ditemukan di Kabupaten Bekasi sejak Maret 2020 mencapai 51.493 kasus dengan rincian 50.920 kasus dinyatakan sembuh, 543 jiwa meninggal dunia, serta 30 kasus aktif.(rep)

 
 
Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat