MENU TUTUP

Kader Minta Dugaan Korupsi Dana Pembangunan Kantor PDIP Kampar Diusut Tuntas

Kamis, 10 Februari 2022 | 11:29:22 WIB
Kader Minta Dugaan Korupsi Dana Pembangunan Kantor PDIP Kampar Diusut Tuntas Pengurus DPD PDI-P Riau, Haji Syafaruddin Poti

Pekanbaru-- Pembangunan kantor PDIP Kampar tidak jelas ujung pangkalnya hingga hari ini, sejumlah kader mulai mempertanyakan kemana uang dan dimana sebenarnya lokasi tanah kantor. 

Sejumlah ketua PAC PDIP se Kabupaten Kampar yang dikomandoi oleh Ketua PAC Tapung Hilir Effendi Simatupang sudah mulai bergerak dan akan membawa masalah ini hingga ke DPP PDIP di Jakarta. 

Tak tanggung-tanggung pihaknya akan mengumpulkan seluruh PAC di Pekanbaru dan menemui Ketua PDIP Riau. 

"Sudah ada janji fakta integritas 2 tahun kantor PDIP harus tuntas, ini sudah jalan hampir lima tahun juga tak kunjung jelas" kata Effendi, Kamis (10/02). 

Menurut Effendi pihaknya meminta diberikan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang telah melakukan dugaan korupsi dana partai. 

"Kita minta mereka di pecat saja" kata Effendi saat didampingi Ketua BAGUNA Kampar Abu Nazar. 

"Kita harus undang semua kader PDI-P Kampar untuk membuat pernyataan sikap terhadap kelanjutan pimpinan PDI Perjuangan di dewan pimpinan cabang Kampar terhadap penyelewengan dana partai dan sikap fakta integritas mereka dalam membangun kantor pdip kampar dengan tenggang waktu 2 tahun" tegas Effendi. 

Pengurus DPD PDI-P Riau Haji Syafruddin Poti yang juga Wakil ketua DPRD Riau masih enggan berkomentar. 

"Kami minta POTI bicara karena tanah partai ini diera mereka menjabat pengurus DPD PDIP Riau" tutur Ketua BAGUNA Kampar Abu Nazar. 

Sadruddin Idris alias udin kepala sekretariat PDIP Kampar telah melakukan kroscek kepada pihak pemilik tanah yang pernah diklaim oleh Triska Felly bahwa tanah sudah lunas padahal belum. 

Hingga berita ini dimuat Triska Felly belum bisa di konfirmasi, tidak berada di Kantor Kontrakan PDIP Kampar. (Rls) 

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan