MENU TUTUP

Harga Cabai di Pekanbaru Mulai Turun

Rabu, 27 Juli 2022 | 09:03:42 WIB
Harga Cabai di Pekanbaru Mulai Turun

GENTAONLINE.COM - Harga cabai di Kota Pekanbaru terus mengalami penurunan. Meski memang masih terbilang mahal, namun sudah menunjukkan penurunan.

Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DPP) Kota Pekanbaru, untuk hari ini harga cabai merah sudah berada di harga Rp92.500 perkilogramnya. Penurunan ini sudah dimulai sejak akhir pekan kemarin.

Kemudian untuk harga cabai rawit juga mengalami penurunan cukup signifikan. Sebelumnya harga cabai rawit mencapai Rp80.000 perkilogramnya. Namun saat ini turun Rp10.000 menjadi Rp70.000 perkilogramnya.

"Alhamdulillah harga cabai sudah berangsur turun. Untuk memprediksi apakah ini akan terus turun kita tak bisa juga ya, namun tentu harapan kita harga cabai akan segera stabil," ujar Kepala DPP Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, Selasa (26/7/2022).

Ia mengatakan penurunan harga cabai ini kemungkinan disebabkan oleh panen yang sudah semakin membaik di daerah penghasil.

"Mungkin ini panen sudah semakin membaik, suplai mencukupi sehingga harganya semakin turun. Berarti di daerah penghasil berarti memang sudah ada produksi, sudah ada panen makanya harganya turun," ungkap Ingot.

"Untuk cabai merah, kita memang masih memasok dari Bukit Tinggi, Sumatera Barat dan sebagian lagi dari Jawa," imbuhnya.(ckc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan