MENU TUTUP

Ekspor Riau Bulan Februari Turun 27,83 Persen

Rabu, 17 Maret 2021 | 10:05:51 WIB
Ekspor Riau Bulan Februari Turun 27,83 Persen

GENTAONLINE.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) pada Bulan Februari 2021 mencapai US$ 1,11 miliar atau mengalami penurunan sebesar 27,83 persen dibanding ekspor Bulan Januari 2021 sebesar US$ 1,54 miliar.

Kepala BPS Riau Misfaruddin mengatakan penurunan ini disebabkan oleh turunnya ekspor migas dan ekspor non migas masing-masing sebesar 19,65 persen dan sebesar 28,75 persen.

"Ekspor migas dari US$ 155,21 juta pada bulan Januari 2021 turun menjadi US$ 124,72 juta pada Bulan Februari 2021, demikian juga ekspor non migas dari US$ 1,38 miliar pada Bulan Januari 2021 turun menjadi US$ 984,33 juta pada bulan Februari 2021," ujar Misfaruddin, Rabu (17/3/2021).

Lanjut Misfaruddin, dari 10 golongan barang ekspor non migas terbesar bulan Februari 2021 dibanding Januari 2021, enam golongan mengalami penurunan, yang terbesar yaitu Lemak & Minyak Hewan/Nabati sebesar US$ 369,85 juta, Bubur Kayu (pulp) US$ 33,90 juta, dan Berbagai Produk Kimia US$ 25,02 juta.

"Sedangkan empat golongan mengalami kenaikan, yang terbesar yaitu Kertas dan Karton sebesar US$ 19,50 juta, Bahan Kimia Organik US$ 17,42 juta, dan Serat Stapel Buatan US$ 1,64 juta," sebutnya.

Sementara itu, lanjut Misfaruddin, selama bulan Januari-Februari 2021, nilai ekspor Riau mengalami kenaikan sebesar 21,02 persen dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang disebabkan oleh naiknya ekspor migas dan ekspor non migas masing-masing sebesar 304,17 persen dan sebesar 11,75 persen.

"Kenaikan ekspor migas disebabkan oleh adanya ekspor minyak mentah, meskipun ekspor industri pengolahan hasil minyak mengalami penurunan sebesar 27,25 persen," sebutnya.

Selama Januari-Februari 2021, ekspor 10 golongan barang utama non migas memberikan kontribusi sebesar 99,11 persen terhadap total ekspor non migas.

"Dari sisi pertumbuhan, ekspor 10 golongan barang utama non migas tersebut mengalami kenaikan sebesar 12,48 persen terhadap periode yang sama tahun 2020," tutupnya.(ckc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat