MENU TUTUP

30 Januari 2024 Rapat Akbar Nasional Santri Tani NU Sekaligus Deklarasi Prabowo Gibran

Senin, 15 Januari 2024 | 18:12:16 WIB
30 Januari 2024 Rapat Akbar Nasional Santri Tani NU Sekaligus Deklarasi Prabowo Gibran Panitia Persiapan Rapat Akbar Santri Tani Nasional di Kongji Caffe Arifin Ahmad Pekanbaru Senin (15/01)

Pekanbaru -- Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mencatat mayoritas responden yang anggota NU mendukung paslon nomor urut 2 Prabowo  Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024.

Ketua Umum DPP Santri Tani Nahdatul Ulama (Santan NU) Kiyai Rusli Ahmad bersyukur secara nasional warga NU cendrung ke Prabowo Gibran.

"Alhamdulillah semoga ini menjadi kabar baik bagi kita warga NU se indonesia lebih cendrung ke Prabowo Gibran ini fakta ilmiah bukan kaleng kaleng"kata Rusli Ahmad saat rapat persiapan rapat akbar nasional Santan NU di kongji kopi arifin ahmad

Menurut Rusli Ahmad ada potensi 8 juta kader Santan NU Seluruh Indonesia solid ke Prabowo Gibran.

"Hari ini kita yakin bahwa Prabowo Gibran akan menang, kiyai dan pengasuh ponpes sudah deklarasi bersama kita, setidaknya ada dua kelompok tani masing masing beranggotakan 15 kader santri tani (koptan) setiap desa di indonesia" tambahnnya

Kalkulasinya DPP Santri Tani sudah terbentuk 9 Provinsi (Riau, Sumut, Kepri, Sumbar, Jabar, Banten ,NTB , NTT dan Bali)

Sebagai informasi dalam waktu dekat Rusli Santri Tani NU akan melakukan rapat akbar nasional tanggal 30 Januari 2024 di Gelanggang Remaja Pekanbaru.

"Sebagai ikhtiar bahwa potensi 8 juta Santan NU solid bersama prabowo gibran" tutupnya.

Survei Terbaru Pilpres

Pendiri SMRC Saiful Mujani mengatakan dari 23,3 persen responden NU, sebanyak 46 persen mendukung Prabowo-Gibran. Sementara 30 persen mendukung paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Kemudian 12 persen memilih paslon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN), serta 12 persen responden lainnya menjawab tidak tahu.

"Kalau dia mengaku sebagai anggota NU, cenderung akan memilih Prabowo dengan 46 persen, Ganjar 30 persen, dan yang memilih AMIN 12 persen. Jadi walaupun Cak Imi adalah kader NU, mantan ketua PMII, ketum PKB, tapi tidak cukup. Lebih menarik Ganjar-Mahfud di sini," kata Saiful dalam acara daring, Kamis (7/1).

Saiful mengatakan dalam survei ini responden yang mengaku sebagai anggota NU sebesar 23,3 persen, bukan anggota 73,8 persen, dan tidak jawab 2,9 persen.

Berdasar responden yang mengaku bukan anggota NU, rinciannya 22 persen memilih AMIN, 50 persen Prabowo-Gibran, 18 persen Ganjar-Mahfud, dan 10 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

Sedangkan pada kategori Muhammadiyah, yang mengaku sebagai anggota yakni sebesar 3,2 persen, bukan anggota 94 persen, dan tidak jawab 2,8 persen.

Dari temuan itu, responden yang mengaku anggota Muhammadiyah, rinciannya 19 persen memilih AMIN, 48 persen Prabowo-Gibran, 29 persen Ganjar-Mahfud, dan 4 persen tidak jawab.

Sementara dari yang bukan anggota Muhammadiyah, 20 persen memilih AMIN, 49 persen Prabowo-Gibran, 21 persen Ganjar-Mahfud, dan 11 persen tidak menjawab.

"Jadi Prabowo lebih kuat pada warga yang bukan anggota organisasi-organisasi keagamaan dibanding warga yang menjadi anggota organisasi-organisasi tersebut. Sebaliknya dengan Ganjar-Mahfud, pasangan ini cenderung lebih kuat pada anggota organisasi keagamaan dibanding yang bukan anggota," ujarnya.

Selain kedua organisasi agama itu, SMRC juga melakukan survei pada gerakan sosial seperti 212 terkait sejauh mana mereka memiliki asosiasi dengan peserta Pilpres 2024.

Hasilnya, ada 39 persen yang mengaku tahu gerakan atau aksi bela Islam 212. Dari 39 persen yang tahu tersebut, 27 persen memilih pasangan AMIN, 45 persen Prabowo-Gibran, 20 persen Ganjar-Mahfud, dan 9 persen tidak tahu.

Sementara dari 61 persen yang tidak tahu, rinciannya 15 persen memilih AMIN, 51 persen Prabowo-Gibran, 21 persen Ganjar-Mahfud, dan 12 persen tidak jawab.

Survei ini dilakukan secara tatap muka selama periode 29 November-8 Desember 2023 dengan metode stratified multistage random sampling. Jumlah responden sebanyak 4.540 orang berusia 17 tahun ke atas.

Respons rate sebesar 3.555 atau 78 persen. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar kurang lebih 2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

(Herik)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar