MENU TUTUP

Antisipasi Gangguan Kamtibmas Pasca Harga BBM Naik, Sat Samapta Polres Kampar Gencar Patroli ke SPBU

Ahad, 11 September 2022 | 12:58:08 WIB
Antisipasi Gangguan Kamtibmas Pasca Harga BBM Naik, Sat Samapta Polres Kampar Gencar Patroli ke SPBU

Kampar, Gentaonline.com. Sat Samapta Polres Kampar laksanakan Patroli di SPBU Bangkinang Kota, kabupaten Kampar, Minggu, (11/9/22), sekira pukul 09.30 WIB.

Sebanyak 4 orang personil Sat Samapta Polres Kampar diterjunkan memantau langsung situasi Kamtibmas sekaligus menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas.

Kapolres Kampar, AKBP. Didik Priyo Sambodo, SIK melalui Kasat Samapta Polres Kampar, AKP. Dadan Wardan Sulia, SH, mengatakan, patroli ke SPBU ini gencar dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi dampak penyesuaian harga BBM subsidi di wilayah hukum Polres Kampar.

"Dengan gencarnya Patroli ini, diharapkan dapat mencegah terjadinya gangguan kamtibmas pasca kenaikan harga BBM subsidi, mencegah terjadinya penimbunan BBM, serta menciptakan situasi Harkamtibmas yang aman dan kondusif," ujar Dadan. Tutup ( Edy Lelek )

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar