MENU TUTUP

Kooperatif Datangi Panggilan KPK, Nama Anies Baswedan Makin Melambung

Senin, 12 September 2022 | 10:46:45 WIB
Kooperatif Datangi Panggilan KPK, Nama Anies Baswedan Makin Melambung

GENTAONLINE.COM - Usai kooperatif memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait gelaran Formula E, sosok Anies Baswedan semakin memlambung di hadapan publik.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam  berpendapat, Anies tidak seperti kepala daerah lainnya yang sering menunda jadwal pemeriksaan KPK. Gubernur DKI Jakarta itu justru menunjukkan sikap kooperatif saat diundang tim penyelidik KPK.

Hasilnya, citra positif didapat Anies karena dianggap memiliki komitmen tinggi dalam penegakan antikorupsi di tanah air.


Baginya, apa yang ditunjukkan Anies merupakan bentuk sikap seorang pemimpin sejati. Pada saat dipanggil oleh KPK, Anies langsung mendatangi KPK.

“Pemanggilan Anies oleh KPK justru menjadi panggung bagi Anies, bukan negatif tapi justru positif bagi Anies," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (11/9).

Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini menilai, mantan Mendikbud era pemerintahan awal Presiden Jokowi ini diuntungkan atas sikapnya itu. Sebab, publik akan menganggap Anies mendukung pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang dilakukan KPK.


"Anies tidak seperti kepala daerah dan pejabat negara lain yang cenderung menunda-nunda pada saat dipanggil KPK. Dengan adanya hal yang demikian, maka tentu akan semakin melambungkan nama Anies sebagai kandidat presiden pada 2024 mendatang," pungkas Saiful.(rml)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan