MENU TUTUP

Puluhan Masa PMII Datangi Polda Riau, Minta Usut Dugaan Kebocoran APBD Siak 2013-2015

Selasa, 05 Desember 2017 | 18:16:55 WIB
Puluhan Masa PMII Datangi Polda Riau, Minta Usut Dugaan Kebocoran APBD Siak 2013-2015

GENTAONLINE.COM-Kantor direktorat reserse kriminal khusus ( Diskrimsus) Polda Riau didatangi oleh puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Riau-Kepulauan Riau Senin, 4 Desember 2017.

Kedatangan mereka membawa tuntutan agar Penegak Hukum, termasuk KPK, Kejati Riau, Kapolri dan seluruh jajarannya, khususnya para penyidik Diskrimsus Polda Riau agar serius dan secepatnya menuntaskan masalah dugaan tentang kebocoran APBD Kabupaten Siak tahun 2013 sampai 2015.

Mereka menduga ada keterlibatan Bupati Siak H. Syamsuar. Namun sampai saat ini belum ada putusan terkait status Bupati Siak tersebut. 

"Padahal kasus ini juga sudah dilaporkan oleh masyarakat dan sudah banyak muncul diberbagai media. Namun nampakaknya blum ada penegak hukum yang serius untuk menindaknya" terang Koordinator Lapangan Amri Taufiq Hasibuan.

Mereka juga Meminta agar Penyidik diskrimsus mengusut dugaan keterlibatan istri dari bupati Siak Hj. Misnari Syamsuar dalam pengendalian beberapa proyek, seperti proyek ruas jalan dan jembatan sungai rawa. 

Orator lainnya menegaskan, penegak hukum harus menindak lanjuti temuan BPK RI yang menyatakan adanya kelebihan bayar yang dilakukan SKPD kepada rekanan dan dugaan penyimpangan SPPD yang mencapai 100 milyar rupiah. 

"Para penegak hukum tak boleh lengah dan main-main" teriak Sutan dalam orasinya.

Ditambahkan Taufik, mereka akan terus mengawal penyelesaian kasus ini sampai tuntas.
"Bila perlu ke pusat, ke KPK pun kita siap" tegas Bendahara PMII Cabang Pekanbaru ini. 

Kedatangan mereka diterima oleh Kasubid tipikor Diskrimsus Polda Riau Gamin Ginting. Ia berjanji akan menindaklanjuti tuntutan yang mereka sampaikan.
"Kita akan tindak lanjuti ini. Mari sama-sama kita usut" sebutnya dihadapan peserta aksi.

Taufik mengatakan, apabila tuntutan tersebut tidak diindahkan, mereka mengancam untuk turun kembali dengan jumlah masa yang lebih besar. (Genta)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan