MENU TUTUP

Ini Anggaran Medical Check up Anggota Dewan Pelalawan

Kamis, 14 Desember 2017 | 17:29:50 WIB
Ini Anggaran Medical Check up Anggota Dewan Pelalawan

GENTAONLINE.COM-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan tengah menjalani medical check up di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih, Pangkalan Kerinci. Tes kesehatan dilaksanakan secara rutin setiap tahun.

Medical chek up sudah dilaksanakan sejak awal bulan ini, namun baru 10 orang yang sudah menjalani tes kesehatan.

"Belum semua menjalani medical chek up, sampai hari ini dari 35 anggota dewan baru 10 orang yang sudah," sebut Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Sekretariat Dewan, Said Fathul Mubarak, Kamis, 14 Desember 2017.

Disebutkannya lagi, anggaran medical chek up dewan tersebut disesuaikan dengan standirasi, yang besarnya mencapai Rp 1.050.000 per orang diambil dari dana APBD.
"Mereka boleh saja tidak menggunakan ini. Yang pasti hasil dari medical chek up itu hasilnya untuk mereka sendiri," jelas Said Fathul Mubarak.

Ia menambahkan, medical check up tidak hanya riwayat kesehatan yang dicek namun juga dilakukan tes urine terhadap seluruh anggota dewan. "Yang dicek itu jantung, paru-paru, THT dan laboratorium yang mencakup tes urine. Untuk hasilnya hanya diketahui masing-masing anggota," jelasnya. (Genta/gr)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan