MENU TUTUP

Isu Pengurangan THL 2018, Ini Tanggapan Sekda dan Ketua DPRD Kampar

Jumat, 22 Desember 2017 | 22:39:12 WIB
Isu Pengurangan THL 2018, Ini Tanggapan Sekda dan Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri, S.Ag

GENTAONLINE.COM-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar akan membuat kebijakan pengurangan Tenaga Harian Lepas (THL) pada 2018 mendatang. Isu pengurangan tersebut membuat para THL menjadi resah, sehingga membuat seratusan THL di bagian tenaga bantu kesehatan mengadu kepada DPRD Kampar pada Senin, 8 Desember 2017 lalu.

Hal ini ditanggapi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Yusri Jumat, (22/12) usai menghadiri rapat badan anggaran bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kampar. Ia berjanji akan berpikir dan melihat kembali tentang pengurangan THL oleh Pemkab Kampar tersebut.
"Kita tetap menyikapi apa yang disampaikan oleh para THL kepada dewan beberapa hari yang lalu. Dan akan mencoba melihat dan berpikir kembali tentang nasib semua THL ini," ungkapnya.

Kata Sekda, Pemkab Kampar tidak ada bermaksud terlalu jauh terhadap THL. Aspirasi yang disampaikan oleh para THL menurutnya sah-sah saja dan tidak ada masalah.
"Pemerintah tidak ada berpikir terlalu jauh untuk merumahkannya. Kita akan tetap memikirkannya sepanjang regulasinya bisa berjalan. Tentang aspirasi yang disampaikannya menurut saya itu sah-sah saja tidak ada masalah oleh pemerintah," ujarnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kampar, Ahmad Fikri menegaskan kembali akan memperjuangkan para THL agar tetap dipertahankan untuk bekerja. Ia juga menyebutkan akan mencari solusinya dan menyampaikan aspirasi-aspirasi yang disampaikan oleh para thl kepadanya selaku Ketua DPRD Kampar.
"Kepada Pemkab Kampar kita berharap bisa mencari bagaimana para THL ini tidak dirumahkan. Kita dari DPRD Kampar sudah berjanji kepada adik-adik THL yang datang ke DPRD kemarin, akan memperjuangkan agar tidak dirumahkan," ucap Fikri menutup. (Genta/gr)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan