MENU TUTUP

Pintu Waduk PLTA Koto Panjang Ditambah Jadi 100 Cm Siang Ini

Rabu, 11 Desember 2019 | 10:00:03 WIB
Pintu Waduk PLTA Koto Panjang Ditambah Jadi 100 Cm Siang Ini

GENTAONLINE.COM - Pintu pelimpah atau Spillway gate waduk PLTA Koto Panjang telah dibuka sejak Senin (9/12/2019) kemarin. Totalnya sudah ada lima pintu air yang dibuka dengan ketinggian 80 cm. Bahkan, pada Rabu (11/12/2019) siang ini, pengelola Waduk Unit Layanan PLTA Koto Panjang akan menambah tinggi bukaan pintu pelimpah tersebut.

Demikian pengumuman dari Plt Manager PLTA Koto Panjang, Cecep Sofhan Munwar ini disampaikan kembali melalui Humas PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (UIWRKR), Fendi Nusantoro kepada media di Pekanbaru, Rabu pagi.

"Nanti siang pukul 11.00 WIB, ada penambahan ketinggian bukaan pintu waduk. Yang sebelumnya lima pintu waduk ini dibuka setinggi 80 cm, nanti akan ditambah ketinggian bukaannya menjadi setinggi 100 cm," kata Fendi.

Untuk itu, kata Fendi, masyarakat yang beraktivitas atau yang bertempat tinggal di sepanjang aliran Sungai Kampar pun diimbau untuk waspada.

"Penambahan tinggi pintu bukaan waduk ini akan berdampak pada naiknya elevasi air sungai Kampar sekitar 30 cm sampai dengan 50 cm. Untuk itu kami mengimbau masyarakat untuk waspada," imbaunya. (grc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat