MENU TUTUP

Sejumlah Kades dan Camat di Kecamatan Tambang Diterpa Isu Copot dan Mutasi, Diduga Ada Intervensi Politik

Ahad, 15 Juni 2025 | 10:54:29 WIB
Sejumlah Kades dan Camat di Kecamatan Tambang Diterpa Isu Copot dan Mutasi, Diduga Ada Intervensi Politik

Tambang – Situasi tidak nyaman tengah dirasakan sejumlah camat, kepala desa dan perangkat desa di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Mereka diterpa isu mutasi dan pencopotan dari jabatan, yang diduga kuat dilatarbelakangi oleh faktor politik Pilkada Kampar 2024 lalu.

Isu ini mencuat setelah adanya dugaan intervensi dari seorang oknum bernama Dt. Dullah, warga Tambang, yang mengaku sebagai bagian dari tim sukses pasangan Ahmad Yuzar–Misharti. Menurut informasi yang diterima media ini dari salah satu kepala desa, tekanan agar bersikap loyal terhadap pihak tertentu semakin intens.

“Semua kepala desa di Tambang diminta bersikap baik kepada beliau. Kalau tidak, katanya kami bisa dicopot dan dana desa kami akan diperiksa oleh Inspektorat,” kata salah seorang kades yang enggan disebutkan namanya.

Yang mengkhawatirkan, pernyataan mengenai ancaman pencopotan ini juga diperkuat dalam wawancara investigatif media dengan Dt. Dullah beberapa waktu lalu. Dalam wawancara itu, Dt. Dullah secara terang menyampaikan keinginannya agar kepala desa yang tidak mendukung Yuzar pada Pilkada lalu segera dicopot dari jabatannya.

“Kades-kades yang tidak berpihak ke Yuzar saat Pilkada kemarin harus kita copot. Untuk alasan, nanti kita buat saja soal dana desa. Kita suruh Inspektorat turun ke desa,” ujar Dt. Dullah dalam wawancara investigasi Genta.

Tak hanya kepala desa, Camat Tambang dan bahkan camat di kecamatan lain juga disebut-sebut akan menjadi target tekanan.

“Itu camat Kampar Utara juga, ibuk itu bukan dari pihak kita ada bukti screenshoot percakapan dukung Yusri. Nanti kita sampaikan ke Bupati agar dicopot juga,” kata Dt. Dullah.

Kondisi ini membuat para kepala desa dan aparat kecamatan merasa tidak nyaman dan tertekan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Mereka berharap agar Bupati Kampar tidak membiarkan praktik-praktik intervensi seperti ini merusak tatanan pemerintahan desa.

“Mohon kepada Bupati Kampar agar mengendalikan tim suksesnya. Kami ingin bekerja tenang dan fokus untuk masyarakat, bukan diintimidasi karena urusan Pilkada yang sudah lewat,” kata sumber yang sama.

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Kampar terkait pernyataan dan dugaan intervensi yang terjadi. (*)

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar