MENU TUTUP
Kampar

Dana Ketahanan Pangan Kampar Diduga Tak Jelas, Masyarakat Desak DPRD Bertindak

Selasa, 26 Agustus 2025 | 19:00:00 WIB
Dana Ketahanan Pangan Kampar Diduga Tak Jelas, Masyarakat Desak DPRD Bertindak Kantor DPRD Kabupaten Kampar

Kampar – Gentaonline.com.   Selasa, 26 Agustus 2025

Pernyataan mengejutkan disampaikan Kabid Kesediaan dan Kerawanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar, Al Amin. Ia mengaku tidak ada dana bantuan program pangan di dinasnya. Menurutnya, bantuan berupa pakan untuk peternakan ayam justru ditangani dinas lain, bukan di bawah kendali Dinas Ketahanan Pangan.

Pernyataan ini langsung memicu kontroversi dan tanda tanya besar di kalangan masyarakat. Warga menduga ada ketidakjelasan dalam pengelolaan anggaran daerah, khususnya terkait program ketahanan pangan.

“Terlihat tidak transparan. Kami minta DPRD Kampar turun tangan, menelusuri ke mana sebenarnya dana ketahanan pangan dialokasikan. Jika perlu, lakukan hearing dengan pejabat Dinas Ketahanan Pangan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Sejumlah warga menilai Dinas Ketahanan Pangan seakan menutup-nutupi informasi publik soal dana tersebut. Kondisi ini menimbulkan kecurigaan bahwa anggaran tidak dikelola dengan baik dan berpotensi rawan penyimpangan.

Desakan agar DPRD Kampar segera mengawasi dan menindaklanjuti persoalan ini kian menguat. Masyarakat berharap lembaga legislatif mampu menuntut kejelasan dan transparansi dari eksekutif, demi mencegah kerugian publik akibat dugaan ketidakjelasan dana ketahanan pangan.( Tim)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan