MENU TUTUP

Tanpa Bukti, Warga Talang Danto Dianiaya Oknum Security PTPN IV Kebun Tandun

Sabtu, 01 November 2025 | 18:52:06 WIB
Tanpa Bukti, Warga Talang Danto Dianiaya Oknum Security PTPN IV Kebun Tandun SG (28), menjadi korban salah tangkap dan penganiayaan oleh oknum satuan pengamanan (security) PTPN IV Regional III Kebun Tandun.

KAMPAR — Seorang warga Desa Talang Danto, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, berinisial SG (28), menjadi korban salah tangkap dan penganiayaan oleh oknum satuan pengamanan (security) PTPN IV Regional III Kebun Tandun.

Peristiwa itu terjadi pada Senin malam, 6 Oktober 2025 sekitar pukul 23.30 WIB. SG dituduh mencuri buah kelapa sawit milik perusahaan dan langsung ditangkap oleh petugas keamanan. Tanpa bukti apa pun, ia diborgol dan dipukuli hingga mengalami luka di bagian kepala.

Akibat penganiayaan itu, SG harus dirawat di Rumah Sakit Tandun dan mendapat empat jahitan di kepalanya.

“Dipukuli aku, padahal aku nggak ada salah apa-apa. Nggak ada aku kerja (mencuri),” kata SG lirih.

Keluarga korban menuturkan, SG dibawa ke pos keamanan kebun Tandun dan dianiaya oleh seorang koordinator keamanan bernama Poniman.

“Korban dipukul lima kali menggunakan tongkat T sampai kepalanya robek. Padahal, tidak ada bukti sama sekali kalau dia mencuri,” ujar salah satu anggota keluarga.

Kasus ini menimbulkan kecaman dari warga sekitar yang menilai tindakan oknum security tersebut sudah melewati batas. Mereka berharap manajemen PTPN IV bertanggung jawab dan menindak tegas pelaku.

Saat dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp, Asisten Umum (Asum) Kebun Tandun, Samuel Siregar, belum memberikan jawaban. Hingga berita ini ditulis, pihak manajemen PTPN IV Regional III Kebun Tandun belum menyampaikan keterangan resmi terkait insiden ini. (Lelek)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar