MENU TUTUP

Wali Kota Pekanbaru Tolak Gratifikasi Jelang Idulfitri

Senin, 09 Maret 2026 | 20:30:50 WIB
Wali Kota Pekanbaru Tolak Gratifikasi Jelang Idulfitri

PEKANBARU — Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan komitmennya menjaga integritas pemerintahan dengan menolak segala bentuk gratifikasi yang berkaitan dengan jabatannya menjelang Idulfitri.

Penegasan tersebut disampaikan melalui surat pemberitahuan resmi yang ditujukan kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru, Aparatur Sipil Negara (ASN), pimpinan BUMD, serta para pemangku kepentingan dan masyarakat.

Dalam surat tersebut, Agung menegaskan dirinya tidak menerima pemberian dalam bentuk apa pun yang berkaitan dengan jabatan sebagai wali kota. Pemberian yang dimaksud mencakup uang, parsel, hadiah, barang, maupun bentuk pemberian lainnya.

Ia juga menekankan bahwa dirinya tidak pernah menunjuk, memerintahkan, atau memberikan kuasa kepada siapa pun untuk menerima atau mengambil pemberian atas nama dirinya.

“Jika ada pihak yang mengatasnamakan atau mengaku mewakili saya untuk meminta atau menerima pemberian, itu dipastikan tidak benar dan bukan atas sepengetahuan maupun persetujuan saya,” kata Agung dalam keterangannya.

Menurutnya, prinsip integritas tersebut berlaku dalam seluruh proses pemerintahan, mulai dari promosi dan mutasi jabatan, pengambilan kebijakan, hingga pelaksanaan program serta proyek pemerintah.

Agung menegaskan tidak ada pemberian atau imbalan dalam bentuk apa pun yang dapat memengaruhi setiap keputusan yang diambil dalam menjalankan amanah sebagai wali kota.

Ia menyebut komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta bebas dari praktik gratifikasi, suap, dan konflik kepentingan di Kota Pekanbaru.

Melalui momentum menjelang Idulfitri, Agung juga mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga integritas serta menjauhi praktik korupsi.

“Momentum menyambut Idulfitri menjadi pengingat bagi kita semua untuk kembali pada nilai kejujuran, amanah, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas serta melayani masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah Kota Pekanbaru, lanjutnya, berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel guna mewujudkan kota yang maju, berintegritas, dan dipercaya masyarakat. (*)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

2

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

3

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

4

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

5

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

6

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

7

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

8

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak

9

Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho Menyerahkan Bantuan Motor Kepada Ayah Disabilitas Karena Motornya Dicuri Saat Parkiran