MENU TUTUP

PDC dan Upaya Menghadirkan Kemandirian Bagi Penyandang Disabilitas

Senin, 20 April 2026 | 18:55:26 WIB
PDC dan Upaya Menghadirkan Kemandirian Bagi Penyandang Disabilitas Foto bersama pasca training

Gentaonline.com - Jakarta 

Di Indonesia, menjalani hidup sebagai penyandang disabilitas bukanlah sesuatu yang mudah. Stigma dan penilaian yang tidak adil menyulitkan kalangan difabel untuk mengembangkan diri dan meraih kesempatan yang sama dengan lainnya.

PT Patra Drilling Contractor (PDC) memahami fakta tersebut dan karenanya mengembangkan program-program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSL) atau Corporate Corporate Social Responsibility (CSR) yang diyakini akan memberdayakan penyandang disabilitas.

Corporate Secretary PDC, Ani Aryani menjelaskan, program CSR PDC bagi penyandang disabilitas berfokus pada inklusivitas, pemberdayaan, dan kemandirian, melalui pelatihan, pendidikan, dan peluang kerja.

“Bukan sekadar donasi, setelah melalui kajian social mapping, perusahaan melihat program yang tepat untuk masyarakat dengan disabilitas adalah yang mampu menciptakan inklusi sosial, kemandirian ekonomi, dan keberlanjutan,” jelasnya.

Ani menegaskan, penyandang disabilitas memiliki potensi dan peran penting di masyarakat, hanya saja kesempatan dan akses untuk aktualisasi diri masih terbatas.

Program CSR untuk penyandang disabilitas sudah PDC lakukan sejak lama, tetapi semakin digiatkan di tiga tahun terakhir. Diawali dengan penyelenggaraan program pelatihan dan pemberian SIM D bagi penyandang disabilitas yang tinggal di sekitar wilayah kerja PDC di tahun 2023. 

Diselenggarakannya program tersebut kala itu mengacu kepada kian terbukanya peluang kerja bagi penyandang disabilitas tertentu untuk menjadi pengemudi jasa transportasi umum berbasis online.

Tahun berikutnya PDC menggelar program Pelatihan Tata Boga Khusus Disabilitas di wilayah Rokan Hilir. Pelatihan diikuti 20 peserta yang terdiri dari tuna daksa, tuna grahita, dan tuna rungu. 

Pelatihan yang sama kemudian PDC laksanakan pula bagi sembilan peserta penyandang tuna rungu, tuna wicara, dan tuna grahita dari Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. 

Kesembilang orang ini mengikuti pelatihan yang berlangsung selama sepuluh hari di kantor Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan teori dan praktik langsung dengan materi yang mencakup pengorganisasian dan penyajian makanan, pembersihan area dapur, metode dasar memasak, pembuatan roti dan produk ragi, hingga pembekalan kewirausahaan.

Kini di tahun ketiga pelaksanaannya, program pemberdayaan ini telah menjangkau sebanyak 51 peserta penyandang disabilitas dan terus menunjukkan dampak nyata. 

Salah satunya keberhasilannya Muhammad Haekal Senchaki (20), peserta pelatihan tata boga khusus disabilitas tahun 2025, yang kini sukses merintis usaha kuliner bertajuk “Chaki Pizza”.

Haekal, mahasiswa berkebutuhan khusus jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta, menunjukkan perkembangan signifikan setelah mengikuti pelatihan tata boga yang difasilitasi PDC. 

Haekal kini mampu memproduksi sekaligus memasarkan pizza secara mandiri melalui sistem pre-order.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa program pelatihan berbasis keterampilan yang inklusif mampu membuka peluang ekonomi baru bagi penyandang disabilitas.

Untuk keberlanjutannya, PDC berharap seluruh program CSR bagi penyandang disabilitas ini sunggu menciptakan dampak sosial positif dengan menghapus stigma dan memberikan kesempatan setara dalam lingkungan kerja maupun masyarakat.***rls

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat