MENU TUTUP

Mahasiswa Segel Kantor Pertamina, ini Respon Branch Manager Pertamina Riau-Sumbar

Kamis, 29 Maret 2018 | 06:08:28 WIB
Mahasiswa Segel Kantor Pertamina, ini Respon Branch Manager Pertamina Riau-Sumbar

GENTAONLINE.COM-Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Aliansi BEM se-Riau terkait kenaikan harga Pertalite dan kelangkaan Premium di Riau berakhir dengan penyegelan kantor Pertamina cabang Riau. Hal ini dilakukan setelah pendemo ditemui Rahman Pramono Wibowo selaku Branch Manager Pertamina Riau-Sumbar.

"Kita apresiasi tuntutan yang mahasiswa suarakan kepada kita. Namun, dalam tuntutannya yakni terkait kelangkaan premium di Riau kita janjikan dalam waktu tiga hari ke depan akan kita normalisasi ketersediannya di Riau," ujar Rahman.

Lanjutnya, janji Pertamina ini menurutnya dapat dibuktikan dengan menginstruksikan massa memantau SPBU di Pekanbaru tiga hari ke depan. "Kita upayakan normalisasi ini berjalan lancar, agar masyarakat Riau kembali mudah mendapatkan Premium. Sehingga dalam pemanfaatannya dapat dipilih sesuai kemampuan masyarakat," bebernya.

Sementara terkait penurunan harga Pertalite, Rahman menjawab bukan kewenangannya. Biasanya harga bahan bakar tersebut bisa turun dengan adanya pengaruh biaya pajak kendaraan bermotor. Selain itu, harga ini juga kebijakan Nasional.

Namun, penyegelan yang dilakukan oleh massa aksi ini juga terkait tuntutannya yakni ingin bertemu langsung kepada pimpinan pusat Pertamina. "Karena menurut perwakilan Pertamina Riau tadi bukan kewenangnnya, maka kita segel kantor Pertamina Riau ini sampai pimpinan pusat dan yang memiliki wewenang hadir di hadapan kita," ujar Presiden Mahasiswa UR, Rinaldi Pare-Pare.

Rinaldi juga mengingatkan bahwa mahasiswa tidak akan diam hingga harga Pertalite dan kelangkaan Premium dapat diatasi. "Kita sangat kecewa dengan kebijakan pemerintah yang seakan semaunya sendiri dan tidak memikirkan kesejahteraan masyarakat. Baru saja kita mendapat jawaban dari DPRD Riau yang menurunkan pajak BBM sebesar 5 persen, justru dalam hitungan hari harga Pertalite naik Rp150," paparnya.

Setelah bergerak dari kantor Pertamina Riau, Massa kembali lanjutkan aksinya menuju kantor Gubernur Riau. (*)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan