MENU TUTUP

Deklarasi Dukungan Alumni PTS Jabodetabek untuk Jokowi Sepi

Sabtu, 23 Maret 2019 | 12:08:29 WIB
Deklarasi Dukungan Alumni PTS Jabodetabek untuk Jokowi Sepi

GENTAONLINE.COM-Deklarasi dukungan alumni PTS se-Jabodetabek untuk Joko Widodo-Ma'ruf Amin terlihat sepi peminat. Area Tennis Indoor Senayan Jakarta tampak lengang pada Jumat malam 22 Maret 2019.

Dari jadwal yang diterima, para alumni itu bakal hadir sebanyak 12 ribu orang dan memenuhi arena deklarasi. Namun, pantauan VIVA tidak lebih dari 500 peserta yang hadir di dalam gedung. Terlihat tribun penonton yang berada di lantai dua bahkan hanya beberapa yang terisi.

Sekretaris panitia pelaksana acara deklarasi, Novie Noer Alie mengklaim, data terakhir yang mereka terima empat ribu peserta. "Jadi data yang terakhir kita terima itu di angka empat ribu. Cuman ya kondisinya (begini)," kata Novie saat ditemui di lokasi.

Novie menjelaskan, alasan para alumni banyak tak hadir lantaran pihaknya menyebar undangan dengan sistem online dan diinformasikan ke perwakilan alumni. 

Meski acara bisa dibilang sepi namun pertunjukan band dan orasi dukungan tetap berlanjut. "Mereka rata-rata mengeluhnya susah untuk daftar online. Jadi memang daftar manual yang kita pakai per kampus-kampus per simpul-simpul. Jadi ada satu simpul per kampus," kata dia.

Sebelumnya dalam jumpa pers, Novie menyebut, dukungan kepada Jokowi dilakukan karena merasakan adanya perbaikan. Para alumni yang kebanyakan datang dari angkatan 80 dan 90-an ini juga merasakan betul perbedaan dengan masifnya pembangunan infrastruktur dan penguatan supremasi hukum.

Bahkan ia menyebut, pemerintah dapat menekan angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang stabil. "Semenjak berakhirnya pemerintahan Orde Baru dan bergulirnya era Reformasi, Indonesia perlahan sudah mulai mengalami peningkatan baik secara hukum, ekonomi, politik, kehidupan bernegara, beragama, serta menyampaikan pendapat," ujarnya.

"Presiden Jokowi membutuhkan satu periode lagi untuk mengantarkan bangsa ini menuju Indonesia yang sejahtera," kata dia lagi.

Sementara itu, Presiden Jokowi diketahui hari ini melakukan safari kunjungan kerja ke NTB dan Bali dan memang tidak hadir di acara tersebut.

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan