MENU TUTUP

Universitas Islam Riau akan Dirikan Pusat Kajian Halal Centre

Rabu, 04 Desember 2019 | 08:44:33 WIB
Universitas Islam Riau akan Dirikan Pusat Kajian Halal Centre

GENTA - Dalam upaya mengimplementasikan Undang Undang Nomor 33 Tahun 2014 yang mengharuskan Pemerintah menyelenggarakan Jaminan Produk Halal, Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Riau akan mendirikan Pusat Kajian Halal Centre.

Rencana pendirian itu disampaikan Dekan FAI Dr Zulkifli Rusby dan Wakil Rektor Bidang Akademik Dr H Syafhendry ketika menyampaikan sambutan dalam Kuliah Umum bertajuk, 'Peluang dan Cabaran Industri Halal Era 4.0' di Gedung Rektorat UIR Jalan Kaharuddin Nasution 113 Pekanbaru, Selasa (12/32019).

Kuliah Umum yang menghadirkan Dr Kamisah binti Supian dari Universitas Selangor Malaysia dan Dr Zulkifli Rusby itu diikuti ratusan mahasiswa FAI. Turut hadir Ketua Dewan Pembina Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Riau Drs H Mukni, Wakil Rektor II Dr Ir Asrol, Dekanat FAI dan Civitas Akademika UIR. Menurut Zulkifli, pendirian Halal Centre sedang dipersiapkan dan telah melalui kajian akademik yang sangat serius dalam beberapa bulan.

Kedatangan Dr Kamisah binti Supian di kuliah umum juga dalam rangka Halal Centre. Ia memahamkan mahasiswa FAI agar melakukan kajian secara mendalam terhadap makna halal. Sebab dalam era industrialisasi dan ilmu pengetahuan sekarang, terjadi pergeseran maknawi atas konsepsi halal.

"Selain diperbolehkan dalam syariat, kita juga mengenal halal dalam konteks produksi, dalam dunia perbankan, bahkan di bidang pariwisata pun berkembang wisata halal. Termasuk halal dalam bergaya hidup atau fashion show. Silakan mahasiswa menelaah dan menganalisisnya bagaimana sejatinya konsepsi halal itu di samping yang telah diatur oleh syariat," pungkas Zulkifli Rusby.

Halal Centrem kata Zulkifli, memberi keuntungan yang multi fungsi. Tidak semata melabelkan produk makanan tetapi membuka lapangan kerja. Akan banyak umat Islam tertampung bekerja dalam pusat kajian halal yang segera kita dirikan. Hal senada ditegaskan Syafhendri.

Dalam pandanngan Wakil Rektor ini, di paruh berkembangnya industrialisasi kita menyaksikan hadirnya pusat-pusat perbelanjaan yang menjual beragam produk negara luar. Ada yang berlabel halal, tak sedikit pula yang tidak berlabel.

Mereka juga masuk ke kampus-kampus merambah dunia pendidikan. Karena itu, sertifikasi halal menjadi penting. Dan ini pula yang melecut Universitas Islam Riau mendirikan Halal Centre.

"Kita sudah lakukan kajian mendalam. Kesimpulannya, saatnya UIR memiliki Halal Centre. Kelak pusat kajian ini akan kita uji petik ke beberapa universitas di Indonesia dan Malaysia untuk memastikan bahwa Halal Centre UIR teruji dan dikelola secara profesional. Ini juga merupakan salah satu bentuk pengabdian UIR kepada masyarakat," ujar Syafhendri.(ckc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar