MENU TUTUP

Harimau Sumatera Masih Berkeliaran di Wilayah Kualu Nanas Kampar, Ini Penjelasan BBKSDA Riau

Sabtu, 07 Desember 2019 | 08:34:27 WIB
Harimau Sumatera Masih Berkeliaran di Wilayah Kualu Nanas Kampar, Ini Penjelasan BBKSDA Riau

GENTAONLINE.COM - Hingga saat ini Harimau Sumatera masih berkeliaran di wilayah Kualu Nanas, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau.

Hal tersebut dibuktikan dari penemuan jejak harimau oleh tim dari Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau di wilayah tersebut.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Manusia (BBKSDA) Riau, Suharyono mengatakan, dugaan sementara jejak kaki tersebut merupakan jejak kaki harimau yang sama dengan yang ditemukan di di Desa Karya Indah, beberapa waktu lalu.

"Pengecekan sementara dari Tim Balai Besar KSDA Riau, memang terkonfirmasi jejak tersebut adalah jejak Harimau Sumatera, dan ukurannya diperkirakan sama dengan jejak yang ditemukan di Desa Karya Indah. Namun untuk jumlahnya Tim belum dapat memastikannya," kata Suharyono kepada wartawan, Jumat (6/12/2019).

Menurut Suharyono, secara alamiah, Harimau Sumatera betina jarang ditemui bersama dengan Harimau jantan dan anaknya. Tetapi bila induk harimau betina bersama anaknya dan biasanya anaknya tersebut masih dibawah 2 tahun/belum lepas susu.

Jadi kesimpulan awal, diperkirakan harimau yang ditemukan di Karya Indah beberapa waktu lalu adalah Harimau jantan remaja dengan umur sekitar 2 tahunan baru akan lepas susu dari induknya.

"Biasanya harimau remaja seperti ini akan mencari daerah jelajah baru, sehingga dia akan menjelajah meliputi daerah yang cukup luas, sampai akhirnya dia menemukan homerange pastinya. Dan itu butuh waktu karena diantaranya ketersediaan pakan dan jelajah harimau jantan lainnya yang tidak bisa overlap sesama harimau jantan," terang Suharyono.

Untuk itu, terkait dengan temuan jejak Harimau Sumatra di Desa Kualu Nenas, pihaknya belum dapat memastikan kebenarannya, karena ada isu yang beredar sebanyak 3 individu Harimau Sumatra yang berkeliaran.

"Belum bisa dipastikan, karena analis jejak dan analis data lapangan lainnya masih berlangsung. Hal ini membutuhkan waktu untuk memastikannya karena harus melakukan survey pada areal yang cukup luas"lanjutnya.

Lebih lanjut, Suharyono menghimbau kepada masyarakat, terutama yang berada di lokasi ditemukannya jejak dan sekitarnya agar lebih berhati hati serta tidak melakukan pemasangan jerat dan perburuan.

"Biarkan harimau untuk dapat melintas menuju ke habitatnya. Saat ini Tim Balai Besar KSDA Riau sedang melakukan koordinasi dengan aparat setempat untuk mengumpulkan data dan melakukan sosialisasi," tutup Suharyono.

Kepada masyarakat yang menemukan atau melihat Harimau Sumatra, agar segera melapor apabila mengetahui tentang informasi selanjutnya ke call centre 081374742982 untuk segera diambil tindakan sesuai kewenangan Balai Besar KSDA Riau.(grc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar