MENU TUTUP

Riau Tetapkan Status Siaga Darurat Banjir dan Longsor

Jumat, 20 Desember 2019 | 13:30:23 WIB
Riau Tetapkan Status Siaga Darurat Banjir dan Longsor

GENTAONLINE.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau secara akhirnya menetapkan status siaga darurat banjir dan tanah longsor di Provinsi Riau, Jumat (20/12/2019).

Penetapan status ini dikarenakan kondisi sejumlah daerah di Riau sudah terdampak dan terendam banjir Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Yan Prana Indra Jaya Rasyid mengatakan, bahwa kondisinya saat ini, ada sekitar 216 desa yang terendam banjir. Yang mana, desa-desa tersebut berada di aliran empat sungai besar Riau yang melintasi enam kabupaten seperti Kabupaten Kampar, Kuantan Singingi (Kuansing), Rokan Hulu (Rohul), Rokan Hilir (Rohil), Pelalawan, dan Indragiri Hulu.

"Kami sudah mendeteksi beberapa penyebab utama mengapa masalah banjir di Riau selalau berulang. Banjir dan longsor karena pengundulan hutan, sehingga tidak ada serapan air, dan air bebas menuju sungai dan meluap," kata pria yang akrab disapa Yan Prana tersebut di ruang kenanga, Kantor Gubernur Riau, Jumat pagi.

Di samping itu, imbuh Yan, masalah lain yang menyebabkan banjir dan longsor di Riau diantaranya seperti penebangan dan pembakaran hutan. Khususnya yang membuat hutan di wilayah hulu menjadi gundul. Hal ini lah yang semakin memperbesar potensi bencana alam.

"Kalau sudah air kiriman dari hulu banyak, PLTA Koto Panjang penuh. Sehingga harus ada pembukaan pintu waduk untuk mengurangi elevasinya. Kalau sudah pintu waduk dibuka, daerah sekitar sungai pasti akan terdampak," tuturnya. (grc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan